Sergio Conceicao Ungkap Sulitnya Jadi Pelatih Milan

Sergio Conceicao Ungkap Sulitnya Jadi Pelatih Milan

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Kamis, 14 Mei 2026 01:00 WIB
MILAN, ITALY - APRIL 23: Sergio Conceicao, Head Coach of AC Milan, acknowledges the fans after the coppa Italia Semi Final match between FC  Internazionale and AC Milan at Stadio Giuseppe Meazza on April 23, 2025 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzz
Sergio Conceicao menangani AC Milan dari Desember 2024 sampai Mei 2025 (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Jakarta -

Mantan pelatih AC Milan Sergio Conceicao bicara soal pengalamannya melatih Rossoneri. Ia mengakui menjadi pelatih Milan tidak mudah.

Conceicao diangkat sebagai pelatih Milan pada Desember 2024, menggantikan Paulo Fonseca. Ia menandatangani kontrak sampai akhir musimi 2025/26.

Conceicao mengawali eranya dengan impresif dengan membawa Milan juara Piala Super Italia pada Januari 2025. Namun, pada perjalanannya, Milan kemudian kalah di final Coppa Italia 2024/25 dan gagal ke kompetisi Eropa setelah hanya finis kedelapan di Serie A.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyusul kegagalan tersebut, Conceicao kemudian dipecat Milan pada Mei 2025. Pelatih asal Portugal itu mengakui ada ekspektasi besar yang mengiringi ketika melatih klub sekaliber Milan.

ADVERTISEMENT

"Jadi pelatih Milan itu tidak mudah. Ini adalah tim yang secara historis terbiasa bermain di level tertinggi dan menang di final Liga Champions. Meski demikian itu adalah momen sulit," ujar Conceicao kepada La Repubblica.

"Di Milan, setelah kemenangan di Piala Super Italia, imbang melawan Cagliari sudah cukup untuk memunculkan rumor soal siapa yang akan menggantikan saya. Dan tidak ada yang membantahnya."

Conceicao juga merasa dia dan para pemain Milan seharusnya mendapat perlindungan lebih dari klub.

"Saya sudah di ruang ganti selama 25 tahun dan ketidakstabilan klub juga sampai ke sana. Tidak mudah untuk main tanpa fans, yang meninggalkan Curva. Dan di era sosial media, apa pun yang dikatakan soal kami juga sampai ke telinga pemain. Kami butuh banyak perlindungan dari klub," kata pelatih yang kini menangani Al-Ittihad itu.




(nds/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads