Disindir Pemilik Milan, Presiden Inter Balas Pamer Koleksi Trofi

Disindir Pemilik Milan, Presiden Inter Balas Pamer Koleksi Trofi

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 18 Mei 2026 19:00 WIB
Presiden Inter Milan Beppe Marotta saat merayakan gelar Coppa Italia pada pekan lalu di Roma.
Presiden Inter Milan Beppe Marotta saat merayakan gelar Coppa Italia pada pekan lalu di Roma. Foto: Getty Images/Image Photo Agency
Milan -

Presiden Inter Milan Beppe Marotta membalas sindiran pemilik AC Milan Gerry Cardinale yang mengungkit kekalahan Nerazzurri di final Liga Champions musim lalu. Ia membandingkan jumlah trofi kedua tim dalam beberapa tahun terakhir.

Belum lama ini Cardinale diwawancarai La Gazzetta dello Sport seputar kemerosotan sepak bola Italia yang tiga kali beruntun absen di Piala Dunia. Dalam kesempatan itu, ia 'menyenggol' Inter.

"Saya berharap kita lebih fokus pada isu-isu penting: pentingnya infrastruktur olahraga; cara memodernisasi sepak bola Italia; mengapa Italia kembali gagal ke Piala Dunia, yang ketiga kalinya secara beruntun. Sebaliknya, yang ada hanyalah kontroversi," ujar Cardinale.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anda lihat, ini bukan hanya tentang Serie A. Ini tentang gagal lolos ke final Liga Champions dan kalah 5-0; ini tentang bermain kompetitif di Eropa. Ini tentang kesenjangan 4:1 dalam hak siar TV antara Liga Primer dan liga lainnya. Kesenjangan dalam sepak bola Italia kian melebar," jelas Cardinale.

ADVERTISEMENT

Ucapan itu diduga kuat merujuk ke final Liga Champions 2025, sewaktu Inter dihajar Paris Saint-Germain lima gol tanpa balas. Musim ini, tak ada satu pun wakil Italia yang sukses menembus perempat final.

Marotta lalu dimintai pendapat tentang komentar Cardinale pada Minggu (17/5/2026) lalu, sebelum duel Inter melawan Verona. Nerazzurri diketahui menggelar parade juara usai laga itu untuk merayakan trofi Serie A dan Coppa Italia yang mereka raih musim ini.

"Jadi, saya punya dua jawaban: Satu ironis dan satu serius," ujar Marotta kepada DAZN.

"Hari ini bukan waktunya berdebat, saya harap suatu hari nanti dia akan kembali ke periode puncak Milan dan merasakan perjalanan yang telah kami lalui selama enam tahun terakhir."

"Sembilan gelar, dua final Liga Champions, dan satu final Liga Europa. Saya pikir itu adalah jalan yang gemilang yang tidak akan terlupakan. Saya akan menyimpan jawaban ironis untuk lain hari," tegasnya.

Selama enam tahun terakhir, Inter memang lebih sukses ketimbang Milan. Nerazzurri memenangi tiga gelar Serie A, tiga Coppa Italia, dan tiga Piala Super Italia. Sedangkan Milan 'cuma' satu gelar Serie A dan satu Piala Super Italia.

(adp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads