Juventus Gagal ke Liga Champions, Spalletti Isyaratkan Rombak Tim

Juventus Gagal ke Liga Champions, Spalletti Isyaratkan Rombak Tim

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 25 Mei 2026 11:40 WIB
Pelatih Juventus Luciano Spalletti tak senang dengan kegagalan timnya lolos ke Liga Champions musim depan.
Pelatih Juventus Luciano Spalletti tak senang dengan kegagalan timnya lolos ke Liga Champions musim depan. Foto: Getty Images/Image Photo Agency
Turin -

Juventus gagal ke Liga Champions musim depan usai hanya finis keenam di klasemen akhir Liga Italia musim ini. Pelatih Luciano Spalletti memberi isyarat akan mencoret sejumlah pemain yang dinilainya minim karakter.

Hasil imbang 2-2 melawan Torino di pekan penutup Serie A pada Senin (25/5/2026) dini hari WIB memastikan Juventus menyudahi musim dengan 69 poin. Mereka kalah dua poin dari Como yang finis keempat dan mengambil tiket terakhir ke Liga Champions.

Kegagalan ini terasa menyesakkan karena Juventus sudah konsisten berada di empat besar sejak April, bahkan di posisi tiga sampai pekan ke-36. Namun kekalahan dari Fiorentina pekan lalu ditambah hasil imbang di derby Turin terbukti berakibat fatal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juventus pun harus puas berlaga di Liga Europa musim depan bersama AC Milan yang finis kelima. Spalletti tak menyembunyikan kekecewaan atas performa skuadnya dan akan merombak skuad demi kembali kompetitif.

ADVERTISEMENT

"Saya pikir karakter selalu membuat perbedaan. Terkadang, kepribadian saling bersatu. Itu adalah sesuatu yang sama pentingnya dengan kekuatan fisik dan teknik. Mentalitas seorang pemain sepak bola tidak boleh berubah melawan tim tertentu. Dia bisa menang atau kalah, tetapi selalu memiliki sikap yang sama," ujarnya, dikutip Football Italia.

"Semua orang ragu tentang performa mereka saat turun ke lapangan. Ketika Anda terus terikat pada keraguan ini, Anda menjadi ragu-ragu, jadi Anda perlu lepas dan membuat keputusan. Itulah solusinya. Setiap orang memiliki keraguan, tetapi keputusan harus dibuat. Jika Anda memiliki terlalu banyak keraguan, Anda tidak memiliki cukup karakter, dan Anda tidak bisa bermain untuk Juventus karena inilah yang membuat perbedaan."

"Anda tidak bisa mengajarkan kepribadian. Anda bisa mengajarkan taktik dan teknik, tetapi karakter sulit dipelajari. Kami telah mengalami pasang surut."

Spalletti pun telah berbicara dengan General Manager Juventus Damien Comolli. Ia butuh pemain baru di musim panas nanti.

"Ini adalah hal-hal yang telah kami bicarakan dengan Comolli dan yang lain. Kami membutuhkan pemain yang meningkatkan level karakter tim. Inilah mengapa terkadang kami memainkan laga yang hebat tapi di lain waktu kami tenggelam seperti batu," jelas Spalletti.

(adp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads