Ruben Amorim dikabarkan mau mendepak Rafael Leao dari AC Milan. Apa alasannya?
Masa depan Rafael Leao di Milan tampak suram. Amorim menginginkan sang pemain dijual karena tak sesuai profil ideal untuk gaya bermainnya.
Leao dianggap suka bergerak melebar dalam posisi sayap. Hal itu bertentangan dengan filosofi sepakbola Amorim yang menuntut pemain memaksimalkan ruang sempit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya soal taktis, Leao juga dianggap masalah di ruang ganti. Melansir La Gazzetta dello Sports, pemain asal Portugal itu dicap Amorim sebagai sumber negativitas.
Tuduhan itu muncul terutama setelah Leao beberapa kali mengutarakan niatnya untuk pindah ke klub lain. Dia merasa petualangannya bersama AC Milan, yang sudah terjalin sejak 2019, telah berakhir.
Pandangan Amorim telah disampaikan kepada pengacara Leao dalam pertemuan dengan Hendrik Almstadt, salah satu ahli strategi transfer bos AC Milan Garry Cardinale. Leao akan dipertemukan dengan dewan direksi untuk mengklarifikasi situasi.
Amorim juga meyakinkan AC Milan untuk menurunkan harga jual Leao. Winger berusia 27 tahun itu tak lagi dibanderol harga 50-60 juta euro, melainkan 40-45 juta euro.
🚨 Amorim wants Leao to leave Milan. Henrik Almstadt had contact with Leao's entourage to reiterate to them the necessity to find a solution for the player.
— Milan Eye (@MilanEye) August 14, 2026
Milan have lowered their demands to sell Leao from €50-60M to €40-45M
[@SkySport] pic.twitter.com/imluJayAQI
Penurunan harga itu disinyalir untuk dapat memikat klub-klub yang berminat dengan Leao. Tim Turki Galatasaray jadi yang terdepan untuk merekrut eks pemain Lille tersebut.
Rafael Leao sedianya masih terikat kontrak di AC Milan hingga musim panas 2028. Dia mendapat utah sekitar 5-7 juta euro per tahunnya.
(bay/ran)










































