Tersendat-sendat di awal, Bayern mulai memperlihatkan statistik menanjak setelah memenangi tiga pertandingan terakhirnya. Dua yang pertama di kancah Bundesliga, sedangkan yang terbaru adalah saat menundukkan Steaua Bucharest 1-0 di Liga Champions kemarin.
Ini tentu saja meningkatkan kepercayaan diri pelatih Juergen Klinsmann untuk memenuhi ekspektasi tinggi suporternya. Dan ia akan mendapatkan yang lebih besar lagi apabila mampu mengalahkan Bremen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi pertama Bremen di Liga Champions musim ini juga mengecewakan. Diego dkk ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan asal Siprus, Anorthosis Famagusta.
"Rasa kecewa harus kami enyahkan. Banyak hal mesti diubah dan kami harus maju terus," tekad direktur sport Bremen, Klaus Aloffs dalam situs resmi timnya belum lama ini.
"Tak seorang pemain pun yang perlu diberitahu betapa pentingnya pertandingan melawan Bayern. Mereka semua termotivasi. Bermain di Allianz Arena adalah kesempatan terbaik untuk kembali ke jalur yang benar," sambungnya seperti dikutip Reuters.
Pertemuan Bayern-Bremen bertambah menarik dengan beberapa pemain yang bermain melawan bekas klubnya. Di kubu tuan rumah, Miroslav Klose dan Tim Borowski akan berhadapan dengan rekan-rekan lamanya, begitu pula striker Claudio Pizarro di pihak Bremen. Pizarro adalah bekas pemain Hollywood FC yang kembali memperkuat Bremen dengan status pinjaman dari Chelsea. Sejauh ini ia baru mencetak satu gol.
Sementara itu, tim kuat lain, Schalke 04, akan menjamu Eintracht Frankfurt, sedangkan Borussia Dortmund menjajal kekuatan tim promosi Hoffenheim. Schalke dan Dortmund bersama-sama Bayern sudah mengumpulkan delapan poin dan hanya kalah angka dari Hamburg SV. Pimpinan sementara itu akan bertandang ke markas Wolfsburg pada hari Minggu.
(Lihat jadwal pertandingan selengkapnya)
(a2s/krs)











































