Bremen, yang secara mengejutkan ditahan tanpa gol oleh Bochum di pekan sebelumnya, tak punya masalah penyerang berarti begitu Diego membuka gol di menit 15 lewat tendangan penalti.
Walaupun baru yang kelima, tapi kemenangan ini cukup untuk menaikkan posisi skuad Thomas Schaaf di klasemen sementara. Mereka kini menduduki tempat ketujuh dengan nilai 20, terpaut delapan angka dari tim teratas Bayer Leverkusen,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bremen musim lalu finish kedua di bawah Bayern Munich, tapi kali ini mereka terlalu inkonsisten untuk mendekati posisi tiga besar, yang saat ini dikuasai Leverkusen, Hoffenheim, dan Bayern.
Mereka bermain brilian saat mempecundangai Bayern 5-2 di Allianz Arena di bulan September, lalu melanjutkannya dengan kemenangan 5-4 atas Hoffenheim. Namun, dalam empat laga berikutnya mereka hanya memperoleh dua poin.
Pekan lalu kegagalan mengatasi kandidat tim terdegradasi Bochum membuat mereka tercecer di posisi terbawah di papan tengah klasemen. Akan tetapi malam ini mereka bermain lebih baik untuk menunjukkan kelasnya.
Diego mencetak gol penaltinya setelah pemain veteran Frank Baumann dilanggar Pierre Wome di kotak 16 meter Cologne. Menjelang turun minum Bremen menggandakan keunggulannya melalui sundulan Naldo dari sepak pojok.
Milivoje Novakovic memperkecil kedudukan menjadi 2-1 di menit-menit awal babak kedua, lewat kecepatan serangannya yang menawan. Namun Bremen kembali mencetak gol tak lama kemudian, tepatnya di menit 55, berkat tendangan voli sempurna dari Hugo Almeida.
Susunan pemain:
Werder Bremen: Wiese, Proedl (Tosic 46), Naldo, Mertesacker, Pasanen β Baumann, Frings, Hunt (Vranjes 76), Diego, Almeida (Rosenberg 81), Pizarro
Cologne: Mondragon, Brecko, Mohamad, Geromel, Wome, Petit, McKenna, Vucicevic (Radu 66), Pezzoni (Sanou 66), Antar, Novakovic
Β
(a2s/arp)











































