Sampai dua bulan pertama kompetisi berjalan, Bayern masih sering dikritik termasuk oleh dua pejabat terasnya, Beckenbauer dan wakil presiden klun Karl-Heinz Rummenigge. Sampai saat itu pasukan Juergen Klinsmann memang masih inkonsisten.
Namun dalam dua bulan berikutnya, perlahan tapi pasti Mark van Bommel dkk berhasil memperbaiki performa. Mereka tak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, dan memenangi 10 kali di antaranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Liga Champions FC Hollywood juga sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar. Besok (11/12/2008) malam mereka hanya memperebutkan status juara Grup F dengan Oympique Lyon di Stade de Gerland.
"Tim ini cukup tangguh untuk memenangi Liga Champions," ujar Beckenbauer dalam wawancaranya dengan harian setempat Frankenpost.
Ditambahkan legenda berjulukan "Kaisar" itu, anak-anak buahnya sudah bisa menandingi kekuatan tim-tim besar lain di Eropa.
"Kalau Anda bisa memegang dua hari baik, maka Anda bisa mengalahkan siapa saja, termasuk Barcelona. Kami begitu berimbang dalam mencapai tujuan utama itu."
Secara spesifik Beckenbauer menyebut Phillip Lahm, Ze Roberto, dan Franck Ribery sebagai trisula maut di sektor kiri permainan, yang permainannya begitu menyihir dan tak ada tandingannya.
"Anda bisa mencari ke seluruh dunia dan Anda takkan menemukan apa-apa. Dan di depan kami juga punya Luca Toni dan Klose," pungkasnya.
(a2s/key)











































