Memasuki pekan ke-20, Bayern berada di posisi keempat klasemen sementara dengan poin 38. Luca Toni dkk mengoleksi empat kali kekalahan, di mana dua di antaranya didapat dalam tiga pertandingan terakhir, masing-masing atas Hamburg dan Hertha Berlin.
Di antara klub penghuni empat besar, tim besutan Juergen Klinsmann ini menjadi yang paling banyak kebobolan. Gawang tim dari Bavaria ini robek 30 kali. Bandingkan dengan tim teratas, Hertha Berlin, yang kebobolan 23 kali atau Hoffenheim (peringkat 2) yang kemasukan 28 kali dan Hamburg (peringkat 3) menderita 27 gol di gawangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa yang akan menjadi juara? Maaf. Saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini. Saya tidak memiliki firasat tentang klub mana yang bakal juara," demikian tulis Beckenbauer pada kolom di surat kabar Bild, seperti diberitakan dari Soccernet.
"Saya memperkirakan, pasca libur musim dingin Munich bisa mengakhiri kompetisi dengan menjadi juara. Namun, kekalahan dalam dua laga, di Hamburg dan Berlin, membuat saya mengatakan: Munich bukan lagi favorit juara. Ada lima atau enam tim yang punya kesempatan untuk juara," tutur pria berjuluk Der Kaizer ini.
"Munich? Beberapa minggu yang lalu, melawan Dortmound kami membuang banyak peluang, namun tetap menang. Di Berlin, tim ini tidak bekerja dengan baik. Ze Roberto dan Franck Ribery tampil buruk di sisi kiri lapangan. Sayap kanan kami juga buruk. Sesuatu yang tidak baik guna mengarungi Bundesliga atau Liga Champions," tutur Beckenbauer.
(arp/roz)











































