Karena Podolski Terlalu Cinta Pada Cologne

Karena Podolski Terlalu Cinta Pada Cologne

- Sepakbola
Kamis, 19 Feb 2009 12:04 WIB
Karena Podolski Terlalu Cinta Pada Cologne
Munich - Akhir pekan ini Lukas Podolski akan ditantang apakah bisa menahan sedikit gejolak cintanya pada FC Cologne. Soalnya, masih berbaju Bayern Munich pun ia sudah berpesta dengan klub asalnya itu.

Podolski memang baru berjodoh dengan Cologne. Memulai karirnya di klub tersebut, ke sana pula ia akan kembali. Bayern Munich setuju melepasnya lagi ke RheinEnergie Stadion setelah kompetisi musim ini selesai.

Di Allianz Arena Podolski memang tak berjodoh. Digaet dengan ekspektasi tinggi seusai tampil gemilang di Piala Dunia 2006, ia tidak menjadi figur kunci skuad FC Hollywood, lebih-lebih setelah datang Luca Toni dan Miroslav Klose.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah berkali-kali minta pindah dan ditawar beberapa klub luar Jerman, ia akhirnya memutuskan kembali ke Cologne. Deal itu dibuat di saat jeda musim dingin Bundesliga, dan akan berlaku per 1 Juli 2009.

Yang tak bisa dipungkiri adalah besar kecintaan penyerang 23 tahun itu pada klub berjulukan The Billy Goats itu, dan sebaliknya. Salah satu buktinya terekam jelas pada September lalu, ketika Bayern bertandang ke markas Cologne dan menang 3-0.

Lucunya, walaupun Podolski mencetak satu gol dan membuat satu assist, suporter Cologne tetap memberinya standing ovation pada sosok kesayangan mereka itu. Dan Podolski membalasnya dengan melambai ke arah mereka.

Background di atas memunculkan pertanyaan seputar komitmen Podolski pada Die Roten. Apalagi dia kemungkinan besar akan dilibatkan pelatih Juergen Klinsmann dalam laga kedua tim di Bavaria akhir pekan ini, Sabtu (21/2/009).

Pemain kidal setinggi 182 cm itu akan dibutuhkan Klinsmann karena Toni sedang cedera. Sejak paruh kedua musim, dari tiga pertandingan Podolski bahkan tidak duduk di bench. Yang dijadikan pelapis buat Klose-Toni adalah Landon Donovan.

Bahkan pelatih timnas Jerman Joachim Loew mengingatkan dia supaya tetap fokus pada tempatnya berpijak saat ini, dan tidak menjalin hubungan "berlebihan" dengan suporter yang belum menjadi timnya.

"Dia tak boleh memikirkan Cologne sampai akhir musim," ujar Loew kepada harian Bild. "Melakukan selebrasi dengan fans Cologne, seperti yang dia pernah dia lakukan di pertandingan pertama, bisa salah."

Podolski sendiri sudah mengeluarkan pernyataan positif buat fans Bayern. Ia mengakui, pertandingan melawan bekas dan calon klubnya itu tidaklah biasa-biasa saja. Ia pasti akan "diganggu" oleh fans yang mencintainya, walaupun masih berdiri di pihak "musuh".

"Saya senang bahwa transfer (ke Cologne) sudah rampung. Tapi dalam tiga-empat bulan ke depan saya akan injak pedal gas untuk memenangi gelar juara (bersama Bayern)," tekadnya, seperti dikutip dari Reuters.

(a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads