'Ribery-Ribery Kecil' Harus Kembali ke Asal

'Ribery-Ribery Kecil' Harus Kembali ke Asal

- Sepakbola
Jumat, 20 Feb 2009 13:22 WIB
Ribery-Ribery Kecil Harus Kembali ke Asal
Hoffenheim - Hanya menang satu kali dari tiga pertandingan pertamanya di paruh kedua musim, dan saat ini tak lagi duduk di puncak klasemen sementara, 'Ribery-Ribery kecil' di skuad Hoffenheim harus kembali.

Tim sensasional itu sedang dalam tekanan menyusul raihan satu poin dari dua laga terakhir mereka di Liga Jerman. Setelah menangΒ  2-0 atas Energie Cottbus pasca winter break, pasukan Ralf Rangnick berturut-turut ditahan Borussia Moenchengladbach (1-1)Β  dan pekan lalu ditekuk Bayer Leverkusen 1-4 di kandang barunya, Carl-Benz-Stadion.

Barangkali hasil tersebut tidak jelek-jelek amat. Tapi bagi Hoffenheim, sensasi mereka sebagai tim debutan di Bundesliga seperti ternodai. Celakanya, penyebabnya adalah hal-hal non-teknis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih Rangnick sudah menyebut secara terbuka tentang perubahan gaya hidup sebagian anak-anak buahnya. Dari yang umumnya bukan siapa-siapa, mereka kini sudah menjadi pesohor yang banyak beraktivitas di luar lapangan bak selebriti.

Menjelang laga mereka melawan Stuttgart akhir pekan ini, Sabtu (21/2/2009), Rangnick berharap Selim Teber dkk bisa kembali fokus ke wilayah di mana mereka memperoleh popularitas itu: lapangan sepakbola.

"Dalam tiga bulan terakhir anak-anak sudah seperti bintang pop. Mereka sudah ditanyai apa saja, tak cuma sepakbola," ungkap sang pelatih, yang kemudian mencoba memahami keadaan tersebut.

β€œMereka juga manusia. Tak heran kalau kadang-kadang mereka percaya bahwa mereka adalah Ribery-Ribery kecil," sambungnya menyebut nama pemain Prancis Franck Ribery, yang sudah sangat populer di negeri Jerman berkat kecemerlangan permainannya bersama Bayern Munich.

"Kawan-kawan akan melakukan apa yang harus dilakukan," imbuh kiper Timo Hildebrand. "Tim ini punya karakter yang cukup untuk mengatasi kemunduran-kemunduran seperti ini."

Tekad Hildebrand untuk bangkit bakal menemui jalan tak mudah. Lawan mereka adalah Stuttgart, yang adalah mantan klub yang telah membesarkan kiper berusia 29 tahun itu sebelum figurnya dilupakan sejak bermain di Valencia.

Juara dua musim lalu itu permainannya sedang meningkat dan tak pernah kalah lagi sejak November. Mario Gomez cs sudah mendekati papan atas, tepatnya di peringkat ketujuh. Adapun Hoffenheim saat ini berada di urutan kedua, kalah satu poin saja dari Hertha Berlin, yang di pekan ke-21 ini akan menjajal tuan rumah VfL Wolfsburg.

(a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads