Empat gol diborong Gomez saat Stuttgart menggilas Wolfsburg 4-1, Sabtu (9/5/2009). Capaian ini membuatnya mendapat sanjungan dari banyak pihak, terutama media-media di Jerman.
Raihan itu membuat koleksi gol Gomez menyentuh angka 23. Jumlah ini sama dengan yang sudah dilesakkan penyerang andalan Wolfsburg, Grafite, yang sebelumnya sendirian memuncaki daftar top skorer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di belantara liga-liga papan atas Eropa pun demikian. Sebelum Gomez, baru Samuel Eto'o (Barcelona), Gonzalo Higuain (Real Madrid) dan Andrei Arshavin (Arsenal) saja yang pernah mencetak empat gol dalam satu pertandingan.
Kemenangan atas Wolfsburg juga menghidupkan lagi kans juara Stuttgart. Pasukan arahan Markus Babbel itu kini hanya berselisih dua angka di belakang Wolfsburg dan Bayern Munich yang menguasai puncak klasemen.
"Kami selalu membidik target maksimal. Bila bisa menghindar dari kekalahan, maka kami bisa terus berada di sini, atau bahkan malah bisa naik lagi," komentar Gomez seperti dilansir Bild am Sonntag.
Ketajaman yang diperlihatkan Gomez bersama Stuttgart memang luar biasa. Sesuatu yang tidak pernah bisa ditunjukkan penyerang berusia 23 tahun itu bersama timnas Jerman.
Entah kenapa, performa Gomez bersama Der Panzer melempem. Dari 23 kali mengenakan seragam Jerman, pemuda keturunan Spanyol itu baru mencatat enam gol. Yang terakhir bahkan ia ciptakan pada Maret 2008.
Kembali ke Stuttgart, kualitas Gomez tak perlu dipertanyakan lagi. Dari kedua kaki dan kepalanya, asa Stuttgart untuk mencoba membuat kejutan seperti yang mereka lakukan kala menjuara Bundesliga 2006-07 kini disematkan.
Tengah pekan ini, ketajaman Gomez akan diuji lagi. Lawan yang bakal datang ke Gottlieb Daimler Stadion terhitung tak ringan, yakni Borussia Dortmund.
"Saya mungkin akan jadi topik utama diskusi selama pekan ini. Jadi, saya senang pertandingan berikutnya akan datang pada tengah pekan," demikian Gomez.
(arp/a2s)











































