Kesuksesan itu didapat Wolfsburg usai menyungkurkan Werder Bremen dengan skor 5-1 di kandang sendiri, Volkswagen Arena. Hasil ini membuat Wolfsburg finis di posisi pertama dengan unggul dua poin atas Bayern Munich yang menjadi runner-up.
Bagi Wolfsburg, ini merupakan titel pertama sepanjang sejarah klub. Bukan hanya titel juara di Bundesliga, tetapi juga titel juara pertama yang pernah diraih oleh mereka. Sebelumnya prestasi mereka hanyalah menjadi runner-up Piala Jerman 1995.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Magath sendiri tak menyangka jika akhirnya Wolfsburg bisa keluar sebagai juara. Oleh karena itu ia pun menyebut kesuksesan ini sebagai sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.
"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Sebelum musim dimulai, kami bahkan tak berpikir bahwa kami memiliki kans untuk menjadi juara," ujarnya seperti dilansir Reuters.
"Jujur saja, sangat berat untuk meninggalkan klub ini sekarang," lanjutnya lagi.
Magath pun akhirnya larut dalam pesta Wolfsburg. Di ruang ganti pemain, semburan sampanye membuat dirinya basah dan seluruh ruangan ditutupi kemeriahan, namun tak bisa menyembunyikan rasa bahagia sekaligus harunya.
"Saya tak sepenuhnya kering. Di ruang ganti ada banyak semburan sampanye berhamburan di udara," tukasnya. (roz/a2s)











































