Wolfsburg, yang musim lalu merengkuh sukses besar dengan menjuarai Bundesliga untuk pertama kalinya, langsung bertemu tim kuat di upaya pertama mempertahankan gelarnya itu. Bertindak sebagai tuan rumah, Jumat (7/8/2009) malam, Edin Dzeko dkk ditantang VfB Stuttgart.
Pertandingan ini akan seru antara lain karena Wolfsburg akan diuji apakah "nervous" dengan statusnya sebagai juara bertahan. Dan tak ada ujian terbaik selain menghadapi tim besar seperti Stuttgrt, yang musim lalu finish di peringkat ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stuttgart memiliki prospek sangat besar untuk berprestasi di musim ini. Sang pelatih, Markus Babbel, adalah sebuah faktor besar. Mantan bek timnas Jerman itu, yang memiliki segudang pengalaman sebagai pemain Bayern Munich, Hamburg, Liverpool, Blackburn Rovers dan Stuttgart, terbukti cocok dengan Thomas Hitzlsperger dkk. Dari lokasi di dekat jurang degradasi sampai menjelang pertengahan musim, ia berhasil mengangkat Stuttgart sangat tinggi sampai ke posisi tiga besar.
Babbel juga telah menambah amunisi bagus dalam diri Aliaksandr Hleb dan Pavel Pograbnyek, walaupun juga kehilangan salah satu pemain terbaiknya, striker Mario Gomez, yang hijrah ke Bayern Munich.
Sementara itu Magath akan memberi sihir awalnya pada Schalke saat melawat ke EasyCredit-Stadion, Sabtu (7/8/2009). Lawan mereka adalah tim promosi, Nuernberg. Sepertinya Magath akan melewati ujian pertamanya itu dengan hasil positif.
Pertandingan lain yang boleh dijadi paling ditunggu-tunggu penggemar Liga Jerman adalah Bayern Munich versus Hoffenheim, yang juga digelar hari Sabtu. Bayern akan menjadi tim tamu buat tim yang sempat memunculkan sensasi besar di musim lalu itu.
Bayern sedang di awal sebuah era baru, dengan Van Gaal sebagai pelatihnya. Ia punya beban untuk menjadikan kembali tim raksasa itu sebagai penguasa Bundesliga, setelah musim lalu mereka tak gemerlap di tangan Juergen Klinsmann.
Hollywood FC juga merekrut pemain berstatus bintang dalam diri Mario Gomez, Ivica Olic, Anatoly Tymoschuk, dan Danijel Pranjic. Mereka pun beruntung berhasil menjaga Franck Ribery dari godaan besar dan serius dari beberapa klub top dunia seperti Barcelona, Real Madrid, Chelsea, dan Manchester United.
Sementara itu Hoffenheim semestinya banyak belajar dari partisipasi mereka di musim lalu, saat menjalani musim pertamanya di Bundesliga. Begitu sensasional di paruh pertama, dengan memuncaki klasemen, berdiri di atas Bayern, mereka melorot di paruh kedua, walaupun masih bisa finish dengan membanggakan di urutan ketujuh.
Pelatih Ralf Rangnick saat itu "pasrah" dengan gejala "orang top baru" yang melanda timnya. Dari tim "kampung", Hoffenheim tiba-tiba dibicarakan di seluruh dunia. Para pemainnya pun mulai akrab dengan segala perhatian publik dan menjadi selebritas. Yang terburuk adalah striker andalannya, Vedad Ibisevic, cedera saat winter break dan lenyap sampai musim selesai.
Kini Ibisevic telah segar bugar dan rekan-rekannya pun pasti sudah belajar (atau terbiasa menjadi seleb). Rangnick boleh menjajaki lagi kesempatan keduanya memimpin Hoffenheim, dan itu dimulai saat menghadapi Bayern Munich.
Β
(Jadwal pertandingan pekan pertama lihat di sini) (a2s/din)











































