Mereka Mengantar Enke Rehat Selamanya

- Sepakbola
Senin, 16 Nov 2009 01:48 WIB
Hannover - Puluhan tokoh sepakbola Jerman, mulai dari pemain, pelatih dan pengurus, berkumpul di Hannover. Mereka bersama-sama mengantar almarhum Robert Enke ke peristirahatan terakhirnya.

Kapten Jerman Michael Ballack dan pelatih Der Panzer Joachim Loew adalah dua di antara beberapa nama yang menghadiri acara penghormatan terakhir kepada Enke di Stadion AWD Arena, kandang Hannover 96, Minggu (15/11/2009).

Enke meninggal pada Selasa (10/11) setelah menabrakkan dirinya ke sebuah kereta api di sekitar Hannover. Kiper berusia 32 tahun itu diduga depresi dan memilih bertindak nekat mengakhiri hidupnya.

Di AWD Arena, peti jenazah berisi jasad Enke diletakkan di tengah lapangan. Ballack dan Loew menjadi bagian dari sekitar 35 ribu orang yang melepas Enke rehat untuk selamanya.

Presiden Federasi Sepakbola Jerman (DFB) Theo Zwanziger dalam sambutannya meminta kasus Enke menjadi pelajaran bagi semua orang untuk memberikan pengertian kepada para pesepakbola yang kadang juga dilanda tekanan.

"Sepakbola tidak harus menjadi segalanya dalam hidup ini," kata Zwanziger dikutip AFP. "Lebihkan sedikit rasa kemanusiaan, keberanian dan sedikit rasa pengertian atas martabat manusia, itulah yang saya inginkan dari Anda semua."

Akibat peristiwan kehilangan Enke, yang sudah delapan kali membela timnas, Jerman membatalkan uji coba menghadapi Cile yang sedianya dilangsungkan pada hari Sabtu (14/11).

Setelah acara penghormatan tersebut, jenazah Enke dimakamkan di samping pusara putrinya, Lara, yang meninggal karena sakit jantung di usia dua tahun, pada 2006 lalu. Pemakaman Enke berlangsung tertutup dan hanya untuk keluarga.

Enke meninggalkan seorang istri, Teresa, dan seorang putri angkat bernama Leila yang berusia delapan bulan dan baru diadopsi pasangan itu pada Mei tahun ini.

(arp/a2s)