Gross ditunjuk sebagai arsitek Stuttgart setelah Die Roten memecat Markus Babbel. Nama yang terakhir ini bertanggung jawab atas terpuruknya Stuttgart di posisi 16 Bundesliga.
Tugas pertama Gross dalam membesut Jens Lehmann dkk cukup berat. Stuttgart masih berada di posisi ketiga Grup G dan wajib menang kala menjamu kompetitor langsungnya, Unirea Urziceni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertandingan ini adalah laga yang ingin kami menangi dengan taruhan apa pun. Saya pikir Anda semua bisa melihatnya sejak awal pertandingan," girang Gross dikutip situs resmi Stuttgart.
Dengan skuad yang sama dengan yang dibesut Babbel, pasukan asuhan Gross memperlihatkan penampilan yang lebih menjanjikan. Gross mengaku bahwa ia hanya melakukan perbaikan di sisi mental.
"Dalam waktu saya yang singkat di sini, saya mencoba untuk membangun kembali kepercayaan diri tim," cetus pelatih yang pernah menangani Basel dan Tottenham Hotspur itu.
Meski unggul tiga gol dalam 11 menit pertama pertandingan, setelah itu Stuttgart bagai macet. Gross beruntung karena tim asal Rumania itu hanya bisa membalas satu gol dan Stuttgart tetap menang.
"Anak-anak memulai dengan fantastis, tapi setelah itu tidak terlalu bagus. Kami bermain terlalu ribet dan terlalu mudah kehilangan bola. Sebagai tambahan, kami memulai babak kedua dengan buruk," kata Gross.
(arp/din)











































