Nama Toni sudah tak lagi jadi jaminan mutu di Allianz Arena. Di bawah penanganan pelatih Louis Van Gaal, si penyerang Italia hanya jadi pilihan kesekian.
"Aku akan pergi dari Bavaria karena di sini aku tak punya kesempatan. Dalam sepuluh hari aku akan mendapatkan keterangan tentang masa depanku," ucap Toni di Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan lebih mudah memenangi undian ketimbang aku tetap ada di sini musim depan," serunya.
Toni kemudian mengenang masa-masa indahnya bersama The Bavarians yang merekutnya dari Fiorentina tahun 2007 silam. "Dengan klub ini aku sudah mengalami banyak memori indah. Di musim pertamaku aku bikin 39 gol, itu luar biasa."
"Musim berikutnya bersama Juergen Klinsmann tidaklah semudah sebelumnya. Tapi sekarang dengan Van Gaal semuanya berakhir," tandas Toni.
(krs/roz)











































