Ribery selama ini dikenal sebagai pemain kalem karena ia kehidupan pribadinya jarang terekspos oleh media. Pemain 27 tahun itu lebih sering memanaskan pemberitaan bila sudah memasuki jeda transfer terkait isu kepindahannya dari Allianz Arena.
Namun kali ini Ribery jadi headline di media lokal Prancis karena tindakannya yang bisa merusak nama baiknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Prancis, prostitusi adalah hal yang dilegalkan oleh pemerintah namun klub malam yang didatangi oleh mereka menggunakan gadis di bawah 18 tahun dan itu merupakan pelanggaran hukum.
Namun dalam perkembangannya, Ribery dikabarkan bersalah karena ia mengaku memang menyewa seorang gadis. Namun Ribery tak tahu gadis itu ternyata masih di bawah umur.
"Terserah kepada hakim Andre Dando untuk memutuskan apakan Ribery akan dikenakan hukuman atas perbuatannya itu," ujar seorang petugas pengadilan kepada AFP.
Jika memang benar Ribery akhirnya bersalah, pria yang telah mempunyai dua orang putri itu akan menerima hukuman maksimal tiga tahun dan denda 45 ribu euro atau sekitar 546 juta rupiah. Dan merupakan pukulan telak bagi Prancis yang tengah mempersiapkan diri ke Piala Dunia.
(mrp/a2s)











































