Bayern meraih trofi pertama ---dari kemungkinan tiga gelar musim ini dengan menjuarai Bundesliga. Kepastian itu didapatkan usai anak buah Louis Van Gaal menekuk Hertha Berlin di pekan terakhir Bundesliga, Sabtu (8/5/2010) malam WIB.
"Menurut saya orang akan mengingat tim Bayern musim 2009/10," tukas Van Gaal seperti dikutip dari Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayern menjadi juara dengan poin akhir 70, unggul lima angka dari pesaing terdekatnya Schalke. Phillip Lahm dkk, membukukan 20 kali menang, sepuluh kali seri, dan empat kali kalah. Die Roten 72 kali membobol gawang lawan dan 31 kali kebobolan.
"Penting bagi kami untuk menjadi juara dan terus menjaga ritme permainan seperti ini. Setelah ini (juara Bundesliga), saya ingin berpesta dulu hingga larut malam," seloroh Van Gaal.
Bayern memang layak untuk merayakan keberhasilan meraih titel Liga Jerman ke-22-nya. Pasalnya musim ini sempat berjalan berat bagi mereka.
Tim Bavaria itu mencatatkan rekor start terburuk di Bundesliga dalam kurun waktu 43 tahun terakhir, ketika mereka kalah dari tim promosi Mainz 1-2 pada 22 Agustus silam. Dalam tiga partai awal, Bayern cuma mengoleksi dua angka. Hal itu membuat posisi Van Gaal terancam.
Mendekati penghujung 2009, Bayern mulai menemukan titik balik. Pada akhir November Die Roten mengawali rentetan sembilan kemenangan yang terus berlangsung hingga Februari silam. Di level Eropa, kemenangan 4-1 atas Juventus pada Desember memantapkan langkah Bayern di Liga Champions.
Deutscher Meister alias juara Liga Jerman 2009/10 merupakan titel pertama dari tiga kesempatan yang dimiliki Bayern untuk musim ini. Tim yang bermarkas di Allianz Arena itu selanjutnya dinanti final DFB Pokal dan Liga Champions.
(nar/key)











































