Bundesliga berhasil meraih keuntungan sebesar 172 juta Euro (setara dengan 205,4 juta U$) sedangkan Premier League hanya sebesar 79 juta Poundsterling (114,9 juta U$) turun hampir setengah dari musim sebelumnya. Pendapatan Bundesliga sendiri naik menjadi 1,575 juta Euro dengan 99 juta (16%) berasal dari sektor komersil. Demikian laporan yang dirilis oleh badan peninjau keuangan sepakbola, Deloitt.
Seperti diberitakan Reuters, direktur bisnis Deloitt Alan Switzer mengatakan permasalahan yang tengah melanda EPL adalah tingginya angka transfer serta gaji yangΒ diberikan ke para pemain. Inilah yang menyebabkan pada akhirnya banyak klub terbelitΒ utang, seperti Manchester United, Arsenal, Chelsea serta Liverpool. Total utang klub-klub yang berlaga di EPL mencapai 3.3 miliar poundsterling walaupun sebagian besar utangΒ tersebut bersifat 'pinjaman lunak' yang artinya tidak berbunga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika ini terus berlanjut, pastinya akan mengurangi keuntungan Liga, ini tidak boleh berlanjut terus menerus."
(nar/a2s)











































