Ada banyak masalah yang terjadi di balik pemecatan tersebut. Utamanya adalah karena performa jeblok FC Hollywoood saat ini. Bayern kini berada di posisi empat klasemen sementara, atau berada di luar zona Liga Champions untuk musim depan.
Beberapa pemain Bayern sudah mengatakan bahwa berlaga di Liga Europa adalah sebuah hal yang tak pernah mereka bayangkan. Bagi tim sebesar Die Roten, turun kasta kompetisi memang seperti menurunkan gengsi. Wajar kalau kemudian Van Gaal didepak lantaran dianggap paling bertanggungjawab atas kondisi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kesuksesan adalah satu hal, sementara kesenangan adalah hal lainnya. Tapi, sudah lama tak ada kesenangan di dalam tim ini, tidak di antara kami para petinggi, atau di antara para pemain," ujar Hoeness kepada AFP.
Masalah antara para petinggi dan Van Gaal sendiri sudah berlangsung sejak lama. Ada beberapa ketidakcocokan dalam hal taktik seperti contohnya adalah ketika van gaal memilih Thomas Kraft untuk mengawal gawang Bayern.
Van Gaal pun memilih keukeuh untuk mempertahankan keputusannya itu, kendati para petinggi terus menekannya.
"Semua masalah berawal dari keputusannya untuk mengganti Hans-Joerg (Butt) dari bawah gawang."
"Para petinggi berulangkali menasihatinya untuk tak melakukan itu, tapi dia tetap melakukannya. Dia tak belajar apa pun dari permasalahan ini," keluh Hoeness.
(roz/mfi)










































