Hal itu diungkapkan oleh mantan bomber Bayern, Giovanni Elber. Penilaian itu agaknya cukup realistis mengingat performa tak oke yang ditunjukkan Sebastian Schweinsteiger dkk. di musim lalu.
Bayern justru terpuruk dengan finis di urutan tiga klasemen akhir Bundesliga. The Bavarians gagal mempertahankan dobel gelar yang diraihnya musim lalu; juara Bundesliga dan Piala Jerman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Elber, yang memperkuat Bayern pada 1997-2003 meyakini kalau mantan klubnya itu harus menempuh jalan yang panjang untuk bisa selevel dengan Barca dan Madrid.
"Kami belum sampai kesana (di level Barca dan Madrid)," nilai Elber kepada TZ yang dikutip ESPN Star. "Barcelona bermain luar biasa di musim lalu. Real Madrid punya para pemain bagus tapi Barcelona seperti jembatan panjang buat mereka."
"Di Bayern, tim lebih penting daripada individual. Seperti pada tahun 2011 - kami kuat seperti satu unit. Tim harus kuat lagi. Bayern Munich harus mengedepankan kekuatan kolektif, (Franck) Ribery dan (Arjen) Robben cuma bagiannya," analisa mantan pemain berkebangsaan Brasil itu.
Salah satu kegagalan Bayern di musim 2010-11 menurut Elber adalah kurangnya penyegaran. Louis Van Gaal yang ketika itu masih menjabat pelatih amat minim mendatangkan pemain baru.
"Sekarang kita bisa liat itu kesalahannya," imbuh dia. (Van Gaal) mencoba membuatnya berhasil dan tapi kenyataannya tidak. Belanja (pemain) seharusnya dilakukan."
"Bayern gagal memenangi satu gelar pun musim ini sedangkan memperkuat tim ini adalah hal yang sangat penting," tandas Elber.
(rin/krs)











































