Dortmund Kurang Rakus & Konsisten

Dortmund Kurang Rakus & Konsisten

- Sepakbola
Jumat, 30 Sep 2011 01:00 WIB
Dortmund Kurang Rakus & Konsisten
Dortmund - Ada apa dengan Borussia Dortmund? Setelah tampil oke musim lalu, juara Bundesliga itu kini terseok-seok. Jurgen Klopp menyebut, skuadnya kini masih mencari sebuah hal penting bernama rasa rakus akan kemenangan dan konsistensi.

Pada laga teranyar yang mereka lakoni, menghadapi Olympique Marseille di Liga Champions, Dortmund menelan kekalahan 0-3. Hasil itu memperpanjang catatan buruk mereka melawan klub asal Prancis di kompetisi Eropa. Die Schwarzgelben tak pernah menang dalam lima laga, dua kali kalah, tiga kali imbang.

Itu baru secuil dari catatan buruk Dortmund. Posisi mereka di klasemen Bundesliga sudah cukup untuk mengatakan bahwa ada yang salah dengan mereka. Dortmund kini duduk di posisi delapan dengan nilai 10 dari tujuh laga. Mereka sudah menelan tiga kekalahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, Klopp tetap berpikir positif. "Cara kami menghadapi sebuah kekalahan yang pahit adalah sebuah proses pengembangan diri," ujarnya kepada Sky.

"Kami harus menghadapi kesalahan yang dibuat berkat minimnya pengalaman kami," lanjut manajer berusia 44 tahun itu.

Meski kehilangan sosok sentral di lini tengah, Nuri Sahin, sebagian besar pemain penting Dortmund musim lalu masih dipertahankan. Sebut saja Shinji Kagawa, Sebastian Kehl, Lucas Barrios, dan Mario Gotze. Dari sini bisa disebut masalah bukan ada di skuad, tapi dari penampilan para pemain itu sendiri.

Kagawa dinilai belum kembali ke performa terbaik seperti yang ia tunjukkan musim lalu. Sementara itu, Ilkay Gundongan, yang diplot untuk menggantikan Sahin, disebut belum menampilkan potensinya seperti yang banyak diharapkan. Ini hanya sebagian contoh saja.

Klopp sendiri menilai anak buahnya masih kurang berjuang yang ujung-ujungnya berimbas pada lemahnya konsistensi mereka. Hal ini terlihat kala mereka ditundukkan Hannover 1-2 dua pekan silam. Ketika itu, Dortmund yang sudah unggul lebih dulu kebobolan dua gol dalam kurun waktu empat menit terakhir pertandingan.

"Kami kurang rasa rakus dan konsistensi," ucap Klopp memberikan konklusi. Ucapan sang bos diamini oleh bek kiri Marcel Schmelzer yang menyebut Dortmund kerap mudah kehilangan fokus.

"Rasanya seperti kami tak berjuang dengan baik sampai akhir. Semuanya sudah berharap tidak akan ada yang terjadi sampai akhir laga. Kami smua harus sadar bahwa kami harus tetap bermain 100% sampai 95 menit," tukasnya.

============

Foto: Ekspresi lesu Mario Gotze usai timnya dibekuk Marseille 0-3. Dortmund disebut kerap mudah kehilangan konsentrasi selama pertandingan.


(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads