Heynckes Sebut Bayern Kurang 'Membunuh'

Heynckes Sebut Bayern Kurang 'Membunuh'

- Sepakbola
Sabtu, 21 Jan 2012 11:08 WIB
Heynckes Sebut Bayern Kurang Membunuh
Munich - Bayern Munich harus menelan kekalahan 1-3 dari Borussia Monchengladbach di laga pertama setelah jeda musim dingin. Jupp Heynckes, menyebut hasil itu terjadi karena timnya terlalu banyak membuang peluang.

Dalam laga pekan ke-18 Bundesliga yang dihelat di Borussia-Arena, Sabtu (21/1/2012), Bayern sudah harus kebobolan dua gol di babak pertama dari gol-gol Marco Reus dan Patrick Herrmann.

Masuk di babak kedua, Bayern yang berniat bangkit dari ketertinggalan kesulitan mencetak gol dan malah harus kebobolan lagi di menit 71 lewat gol kedua Herrmann. Bayern hanya bisa memperkecil skor lewat Bastian Schweinsteiger.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayern pun gagal membalaskan dendam kekalahan di pertemuan pertama kedua tim sekaligus gagal menjauhkan diri dari kejaran Borussia Dortmund di posisi kedua, yang baru bertanding melawan Hamburg besok. Poin Bayern kini 37 dan hanya unggul tiga poin.

Terkait kekalahan itu, Heynckes menilai ketidaksabaran anak asuhnya di depan gawang lawan membuat mereka gagal menciptakan gol. Soccernet mencatat FC Hollywood membuat 17 tembakan berbanding sembilan milik tuan rumah. Sudah begitu tujuh tembakan mereka mengarah ke gawang.

"Kami terlalu terbawa permainan Monchengladbach dengan kemasukan gol awal, yang mana tidak bisa kami hindari. Titik baliknya adalah gol kedua mereka di mana diraih lewat serangan balik sebelum rehat usai kami kehilangan bola," tutur Heynckes di situs resmi tim.

"Selalu sulit untuk melakukan comeback melawan tim yang bertahan dengan sangat baik dan juga sangat terorganisir serta bertahan dengan 10 orang di kotak penalti sendiri. Kami menguasai ball possesion, tapi 'kurang membunuh' di kotak penalti mereka," tuntasnya.

Kekalahan Bayern ini kian diperburuk dengan cederanya bek asal Belgia, Daniel van Buyten. Dikabarkan Van Buyten mengalami masalah metartasal dan harus absen dalam waktu yang lama.


(mrp/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads