'Dortmund Masih yang Terdepan'

Jelang Liga Jerman

'Dortmund Masih yang Terdepan'

- Sepakbola
Jumat, 03 Feb 2012 09:34 WIB
Dortmund Masih yang Terdepan
Hamburg - Ada tiga tim yang tengah memimpin Budesliga saat ini: Bayern Munich, Borussia Dortmund, dan Schalke 04. Di antara ketiganya, Dortmund disebut-sebut sebagai yang paling depan.

Bayern, Dortmund, dan Schalke kini duduk berurutan dari tempat pertama hingga ketiga pada klasemen sementara. Ketiganya hanya dibedakan selisih gol, sementara poin mereka sama, yakni 40.

Ketika Bayern tampak linglung setelah masa winter break habis, Dortmund dan Schalke tampil impresif. Dortmund berturut-turut mengalahkan Hamburg 5-1 dan Hoffenheim 3-1. Sedangkan Schalke menghajar VfB Stuttgart 3-1 dan Koln 4-1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhir pekan ini, Dortmund akan bertandang ke markas penghuni posisi 13, Nurnberg. Pelatih Nurnberg, Dieter Hecking, menilai bahwa meski performa ketiga tim teratas terlihat sama, Dortmund tetap terlihat paling siap.

"Dortmund adalah yang terdepan saat ini. Mereka baru saja membuat dua penampilan spektakuler. Bagi saya, mereka akan menjadi juara pada musim panas nanti," ujarnya seperti dilansir AFP.

Di sisi lain, Bayern bakal bersiap untuk menghadapi Hamburg SV akhir pekan ini. Sejak ditangani oleh Thorsten Fink, Hamburg baru meraih tiga kemenangan dalam sepuluh laga terakhir. Namun, patut dicatat juga, mereka baru sekali menelan kekalahan.

"Saya tahu dari waktu-waktu saya di Hamburg bahwa ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah untuk Bayern," ujar bek Die Roten, Jerome Boateng.

"Hamburg sedikit mencoba bermain-main (ketika melawan Dortmund), namun saya pikir mereka tidak akan melakukannya ketika melawan kami. Mereka akan berusaha untuk tidak membuat kesalahan dan melakukan serangan balik. Tapi, jelas kami menargetkan kemenangan," tukasnya.

Panasnya persaingan di papan atas klasemen seperti menghangatkan Jerman, yang sungai-sungai dan cuacanya tengah beku akibat dinginnya Februari. Franck Ribery menyebut bahwa suhu minus 11 derajat sudah cukup membuat para pemain kesulitan melakukan pemanasan.

"Ini tidak menyenangkan. Ini benar-benar brutal. Bahkan untuk melakukan pemanasan pun sulit dalam cuaca dingin seperti ini. Minus 11 derajat, itu kelewatan," ucap Ribery.


(roz/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads