Pada musim 2009/10 lalu, Bayern nyaris mencatatkan treble di akhir musim--meski akhirnya digagalkan Inter Milan di final Liga Champions. Itu tak terlepas dari kontribusi kombinasi Ribery dan Robben.
Kedua pemain tersebut sejatinya bukan penyerang murni, tetapi dengan naluri serang tinggi keduanya jago dalam urusan bikin gol, selain juga memberikan operan atau melewati pemain bertahan lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk musim ini, kombinasi Robben dan Ribery pun belum kembali seperti periode emasnya lalu. Namun, dua laga terakhir Bayern bak memberi indikasi kalau "Robbery" sudah kembali.
Akhir pekan lalu, ketika Bayern menggilas Hoffenheim 7-1 di Bundesliga, Robben dan Ribery berkontribusi besar; Robben menyumbang 2 gol dan 2 assist, Ribery 1 gol dan 3 assist. Total "Robbery" pun melahirkan 3 gol dan 5 assist di laga itu.
Tren positif berlanjut beberapa hari kemudian, Rabu (14/3/2012) dinihari WIB. FC Basel menjadi korban berikutnya Die Roten setelah dilumat 7-0 di partai leg II babak 16 besar Liga Champions.
Di partai tersebut, "Robbery" lagi-lagi unjuk gigi dengan membuat total 2 gol dan 4 assist. Rinciannya, Robben menyumbang 2 gol dan 1 assist, sedangkan Ribery sukses mempersembahkan 3 assist meski tak bikin gol.
"Menyenangkan sekali bisa bermain seperti itu," komentar Robben di situs FIFA.
Untuk Ribery, 3 assist ke gawang Basel tersebut juga melesatkannya di jajaran atas pemain dengan assist terbanyak di Liga Champions. Dengan total 4 assist sejauh ini, si pemain Prancis setara dengan kompatriotnya, Karim Benzema, di Real Madrid, dan mereka cuma kalah dari Nicolas Gaitan (Benfica) yang punya 5 assist.
Aksi "Robbery" di Dua Laga Terakhir Bayern:
Lawan Hoffenheim
Robben: 2 gol, 2 assist
Ribery: 1 gol, 3 assist
Lawan Basel
Robben: 2 gol, 1 assist
Ribery: 0 gol, 3 assist
(krs/a2s)











































