Kedua pemain itu dilaporkan berkelahi di ruang ganti saat jeda turun minum di laga semifinal Liga Champions melawan Real Madrid dua pekan lalu. Pipi Robben disebutkan mengalami memar sebagai efek dari pukulan dari Ribery.
Ketika itu Robben, yang kontraknya tersisa setahun lalu, sudah memulai proses negosiasi kesepakatan baru bersama klub. Akan tetapi, sejak kejadian itu pembicaraan terhenti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Franck tahu bahwa dia tidak bisa melakukan apa yang sudah dia lakukan," ucap Robben kepada Kicker yang dikutip Sky Sports.
"Ada banyak hal yang tidak positif dan tidak indah, maka dari itu aku butuh mempertimbangkan semuanya masak-masak. Kami akan wait and see - ada banyak perkembangan belakangan ini."
"Ada beberapa opsi berbeda. Itu normal ketika Anda berada di sebuah klub hebat dan orang-orang tahu apa yang bisa aku lakukan," sambung mantan pemain Chelsea dan Madrid itu.
Presiden Bayern Uli Hoeness pun tak menyangkal kalau klubnya bisa kehilangan Robben. "Aku benar-benar tidak tahu bagaimana keadaannya. Apa yang aku tahu adalah dia segera tanda tangan dan sekarang semuanya tertunda."
(rin/mfi)











































