Kejadian itu berlangsung pada 21 September 2011, di mana Breno yang sedang berada sendirian di rumahnya nyaris kehilangan nyawa akibat api yang melahap sebagian besar bangunan tempat tinggalnya.
Saat itu Breno diperkirakan sedang dalam pengaruh minuman berakohol yang membuatnya tanpa sadar membakar rumahnya sendiri yang bernilai 1,3 juta dollar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal Breno sempat dibebaskan dengan jaminan sebesar 500 ribu euro oleh Bayern empat bulan lalu, usai 12 hari mendekam di tahanan akibat kasus tersebut.
Alhasil Breno pun dinyatakan bersalah dan penyelidik menjatuhkan hukuman penjara selama 5,5 tahun. Tapi pengacara Breno meminta keringanan dan akhirnya bek 22 tahun itu hanya harus mendekam di balik teralis besi selama tiga tahun sembilan atau hampir empat tahun lamanya.
"Saya ingin meminta maaf atas kejadian tersebut. Saya tidak bisa menjadi contoh yang baik. Saya adalah orang yang percaya akan Tuhan dan terima kasih Tuhan telah menyelamatkan keluarga saya," tutur Breno di Soccernet.
Breno akhir musim lalu tak lagi diperpanjang kontraknya oleh Bayern. Selama musim 2011/2012, Breno lebih banyak berkutat dengan penyembuhan cedera lututnya.
"Harapan kami Breno masih bisa melanjutkan kariernya sebagai pesepakbola dan juga kehidupannya bersama keluarga. FC Bayern akan terus mendukung Breno," demikian pernyataan resmi Bayern.
(mrp/din)










































