Pasukan Jupp Heynckes tentu tak lupa apa yang terjadi di Olympia Stadion 13 Mei lalu. Saat itu Dortmund membantai mereka dengan skor telak 5-2 di laga puncak Piala Jerman (DFB-Pokal). Itulah gelar ganda Dortmund di musim lalu; Bayern kalah lima kali berturut-turut dari Dortmund.
Musim 2011-2012 untuk Bayern memang terasa pahit. Selain selalu kalah oleh Dortmund, mereka juga mengakhiri musim dengan nirgelar. Di Bundesliga, Piala Jerman, atau Liga Champions, FC Hollywood hanya "nyaris" menjadi juara alias menjadi runner-up.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dortmund tentu paham hal ini. Dalam lima laga uji coba musim ini, mereka hanya menderita satu kekalahan dari Nurnberg dengan skor 4-2 dan sekali seri oleh Werder Bremen, 3-3. Selebihnya, mereka selalu menang: melawan Hamburg 1-0, Legla Warsawa 1-0, dan ST Gallen, juga 1-0.
Terkait hasil-hasil kurang memuaskan tersebut, pemain Dortmund yang juga tengah naik daun, Marco Reus, punya opininya sendiri, "Tim kami masih belum menunjukkan 100 persen kekuatannya saat ini."
Selain dua hasil kurang memuaskan dalam laga uji coba tersebut, "cacat" Dortmund sebelum menghadapi Bayern adalah tidak ada lagi nama playmaker jenius Shinji Kagawa karena telah dilego ke Manchester United.
Meski Dortmund memiliki ciri permainan kolektif yang kuat, tetapi tak bisa dipungkiri, nama gelandang Jepang tersebut memiliki peran besar dalam mengontrol permainan Matt Hummels dkk.
Tak jauh beda dengan Dortmund, Bayern juga mengalami dua hasil kurang memuaskan dalam laga pra musim. Melawan Napoli mereka kalah 2-3, lalu seri 2-2 saat melawan Werder Bremen. Sisanya, mereka menang 2-1 melawan Wolfsburg, dan 1-0 lawan Hamburg.
Menilik dendam Bayern dan superioritas Dortmund dalam dua musim terakhir, laga Piala Super Jerman tentu akan berlangsung sengit. Siapa yang akan unggul? Sebelumnya, simak perkataan Bastian Schweinsteiger jelang laga panas ini:
"Saya hanya ingin memenangi laga tersebut, tak peduli seberapa 'kotor' pertandingan nanti."
(a2s/krs)











































