Keputusan Brutal Wasit Bikin Klopp Geram

Keputusan Brutal Wasit Bikin Klopp Geram

- Sepakbola
Minggu, 09 Des 2012 04:51 WIB
Keputusan Brutal Wasit Bikin Klopp Geram
Getty Images/Lars Baron
Dortmund - Juergen Klopp benar-benar tak bisa menyembunyikan kekesalannya kepada wasit Wolfgang Stark yang dinilai sudah membuat keputusan kontroversial, dan membuat Borussia Dortmund takluk dari Wolfsburg.

Dalam laga Liga Jerman pekan ke-16 yang dihelat di Signal Iduna Park, Sabtu (8/12/2012), Dortmund sebenarnya memulai laga dengan baik ketika Marco Reus membawa mereka unggul 1-0 di menit keenam.

Dortmund mendominasi jalannya laga dan membuat beberapa peluang hingga akhirnya petaka datang di menit 36 ketika Marcel Schmelzer dianggap Stark sengaja menghentikan bola tembakan Bas Dost yang mengarah ke gawang dengan tangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa ampun Schmelzer diusir keluar lapangan, Diego mencetak gol melalui titik putih dan tak lama setelahnya Naldo membawa timnya berbalik unggul 2-1.

Sempat menyamakan skor lewat penalti Jakub Blaszczykowsi, Dortmund harus merasakan kekalahan ketiga mereka musim ini setelah Dost mencetak gol kemenangan Wolfsburg di menit 73.

Terhentilah rekor 12 laga tanpa kalah Dortmund di liga dan mereka kini semakin tertinggal dari Bayern Munich di puncak klasemen dengan selisih 14 poin. Jelas keputusan kontroversial Stark itu membuat Klopp sangat kesal dan sampai menolak berjabat tangan dengan pelatih tim tamu, Lorenz-Guenther Koestner di akhir laga.

"Konsekuensinya begitu aneh. Kami memimpin 1-0 dan Wolfsburg tak punya kesempatan sama sekali dan datanglah momen kemenangan itu. Ini keputusan yang brutal. Para pemain harus memotong tangan mereka untuk menghindari terjadinya handball," keluh Klopp seperti dilansir Reuters.

Stark Minta Maaf

Sementara itu Stark pun lantas meminta maaf atas keputusan yang merugikan Dortmund itu. Ia mengaku salah dengan mengusir Schmelzer setelah melihat lagi tayangan ulang kejadian di menit 36 itu dan ternyata bola mengenai lutut bukan tangan.

"Saya sudah melihat tayangannya lagi setelah itu dan sayangnya kesalahan itu adalah tanggung jawab saya. Saya minta maaf karena itu tak seharusnya tak terjadi," ujar Stark seperti diwartakan Guardian.

"Penalti dan kartu merah itu adalah salah saya. Itu sangat mengganggu."


(mrp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads