Untuk pertama kalinya sejak 2002 Jerman mengirimkan dua wakilnya ke perempatfinal Liga Champions. Hal ini bukanlah kebetulan melainkan buah sukses pembinaan pemain muda di Jerman.
Bayern Munich dan Borussia Dortmund memastikan Jerman mengirimkan dua wakil ke babak delapan besar setelah masing-masing mengandaskan Arsenal dan Shakhtar Donetsk di babak sebelumnya. Schalke nyaris mengikuti langkah dua "saudaranya", namun kalah agregat 3-4 dari Galatasaray.
"Ini bukanlah sebuah kebetulan atau keberuntungan," tutur Sami Khedira seperti dikutip Soccerway.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dortmund dan Bayern sangatlah kuat, tidak hanya musim lalu tapi juga musim ini, dan mereka bermain sangat baik di level Eropa. Ini adalah hasil dari pembinaan berkelanjutan di sepakbola Jerman."
Khedira mengaku tidak kaget dengan prestasi tim-tim dari negaranya. Menurutnya, pembinaan usia dini dan akademi-akademi sepakbola Jerman telah berperan dalam perkembangan tim-tim Jerman dan telah menunjukkan keberhasilan.
"Akademi-akademi sepakbola dan liga memberikan edukasi sepakbola yang sangat bagus. Sepakbola Jerman sempat tertidur bertahun-tahun, tapi sekarang ini mereka terus-menerus mencoba membangun berbagai hal.
"Ini seperti menghasilkan buah, tidak hanya dengan mencetak pemain-pemain hebat tapi juga taktik-taktik luar biasa dan disiplin. Dan pada akhirnya itu semua menghasilkan sebuah tim yang hebat," kata gelandang Real Madrid itu.
(a2s/nds)











































