Perselisihan itu diawali dengan komentar Guardiola yang menyebut presiden Barca Sandro Rosell dan bawahannya berusaha merusak reputasinya dengan menggunakan sakitnya Tito Vilanova ketika dirinya masih istirahat dari melatih.
Komentar itu membuat merah kubu Catalan. Baik Rosell dan wakilnya sudah menyanggah komentar Guardiola. Vilanova juga sepakat seraya mengindikasikan hubungan dia dengan mantan pelatih Barca itu mulai retak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami saling menghormati. Sejauh yang saya tahu Sandro Rosell memperlihatkan respeknya terhadap Guardiola dan saya bahkan tidak menyinggung masalahnya dengan Pep," ucap Rummenigge yang dikutip Football Espana.
"Barcelona dan Pep punya memori indah. Saya sudah bicara dengan Sandro di telepon beberapa kali ketika kesepakatan transfer Thiago diselesaikan. Dia punya respek besar buat Pep dan begitu pula dengan Pep ke Barca."
"Kami selalu memiliki hubungan baik dan saya pikir itu akan terus berjalan demikian," lugas Rummenigge.
(rin/cas)











































