Dengan keunggulan 20 poin atas rival terdekat, Bayern Munich memang kian dekat dengan gelar juara. Berapa pertandingan lagi yang mereka butuhkan untuk mengangkat trofi Bundesliga Jerman?
Bayern memang tampak tidak punya lawan. Menghadapi Schalke yang notabene adalah penghuni empat besar klasemen, Bayern seperti tanpa usaha melumat mereka dengan skor 5-1.
Kemenangan itu ditandai dengan keunggulan 4-0 pada 27 menit pertama pertandingan. Sesuatu yang disebut kapten Schalke, Benedikt Howedes, sebagai sesuatu yang memalukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pahit buat Schalke, manis buat Bayern. Ditambah kekalahan Bayer Leverkusen akhir pekan kemarin, mereka kian nyaman duduk di puncak klasemen. Leverkusen turun ke urutan ketiga, sementara Borussia Dortmund --yang menang atas Nuremberg-- naik ke urutan kedua. Dortmund saat ini tertinggal 20 poin di belakang Bayern.
Dengan sisa 11 laga menuju akhir musim, hitung-hitungan berapa laga lagi yang dibutuhkan Bayern untuk menjadi juara sudah mulai dibicarakan.
Secara matematis, dengan jarak 20 poin dan anggapan Bayern, Dortmund, serta Leverkusen selalu meraih tiga poin dalam beberapa laga ke depan, Bayern butuh lima kemenangan lagi untuk jadi juara.
Kendati demikian, Bayern enggan terlena. Gelandang Die Roten, Toni Kroos, mengatakan bahwa mereka tidak memikirkan berapa laga lagi yang dibutuhkan untuk menjadi juara. Yang terpenting saat ini, menurutnya, adalah fokus di setiap laga.
"Tidak penting kapan kami akan dinobatkan jadi juara. Semuanya baru penting ketika kami akhirnya resmi jadi juara," ujar Kroos di situs resmi klub.
"Masih banyak rintangan. Kami masih harus menyiapkan diri untuk melawan Arsenal dan beberapa tantangan lainnya," kata gelandang internasional Jerman ini.
(roz/mfi)











































