Setelah sempat menjalani periode buruk akibat cedera, Bastian Schweinsteiger menikmati manisnya musim ini. Schweinsteiger menorehkan catatan spesial usai Bayern Munich mengamankan titel juara.
Bayern merengkuh titel liga ke-24 usai mengalahkan Hertha Berlin 3-1 di Olympia Stadion, Rabu (26/3) dinihari tadi. Dengan koleksi 77 poin, Die Roten dipastikan tidak akan dapat dikejar lawan-lawannya di sisa kompetisi.
Sukses Bayern ini juga bertabur dengan rekor. Salah satunya adalah sebagai tim juara paling cepat di Bundesliga sekaligus enam liga top Eropa saat kompetisi masih menyisakan tujuh pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentunya ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi gelandang berusia 29 tahun ini. Pasalnya, Schweinsteiger sempat mengalami masa sulit pasca mengantar Bayern merebut Treble di musim lalu.
Di awal musim, Schweinsteiger mesti naik meja operasi pada November, operasi kedua kalinya dalam kurun waktu lima bulan akibat cedera pergelangan kaki dan baru bisa kembali pada awal Februari.
Setelah comeback, Schweinsteiger masih kesulitan menemukan bentuk performanya sebelum tampil prima belakangan ini. Gelandang internasional Jerman itu mengemas tiga gol dan satu assist dalam empat laga terakhirnya saat dimainkan sebagai starter.
Satu assistnya disumbangkan pada malam tadi usai umpan silangnya berhasil dikonversi Mario Goetze menjadi gol kedua Bayern ke gawang Hertha. Sedangkan tiga gol tambahan itu membuat koleksi Schweini menjadi lima gol dari 25 penampilan di seluruh kompetisi.
(rin/a2s)











































