Sejak awal Arjen Robben memang telah menjadi pemain vital bagi Bayern Munich. Tapi kehadiran pelatih Josep Guardiola membuat performa winger Belanda itu semakin mantap saja.
Guardiola mulai membesut Die Roten pada 2013-14, menggantikan Jupp Heynckes yang di musim sebelumnya sukses mempersembahkan Treble.
Di musim debutnya, bekas pelatih Barcelona itu langsung meraup sukses dengan mempertahankan titel Bundesliga dan Piala Jerman kendati Bayern cuma sampai semifinal di Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengawali musim baru, Robben melanjutkan ketajamannya. Pemain berusia 30 tahun itu mencetak sebuah gol saat timnya menang tipis 2-1 atas Wolfsburg di laga pembuka Bundesliga.
"Aku merasa bahwa aku sudah selangkah lebih maju dari musim lalu. Aku mungkin tidak lagi menjadi pemain termuda, tapi aku masih bisa belajar dan semakin lebih baik. Terima kasih kepada Guardiola," sahut Robben kepada Munchener Merkur.
Setelah mendapatkan Robert Lewandowski, Bayern cuma menggaet Sebastian Rode, Juan Bernat, Pepe Reina, dan terakhir Mehdi Benatia. Robben merasa skuat Bayern memang tidak perlu dirombak.
"Dan mengapa dia harus melakukan banyak perubahan? Musim pertamanya berlangsung sangat sukses. Anda boleh saja membahas semifinal Liga Champions, itu memang mengecewakan," lanjut Robben.
"Tapi kami juga banyak memecahkan rekor, mengangkat piala, dan itu sangat super," tandas dia sebagaimana dikutip ESPNFC.
(rin/roz)











































