Guendogan mulai didera cedera punggung pada September tahun lalu. Sempat bakal tampil lagi di Januari silam, namun bronkhitis dan cedera saraf pada punggungnya membuat pemain 23 tahun tersebut harus menepi lebih lama dan gagal ikut Piala Dunia, Juni-Juli lalu.
Medio Agustus kemarin, pemain internasional Jerman itu mulai kembali berlatih dan dikabarkan berangsur-angsur meningkat kondisinya. Namun demikian, diperkirakan bakal ada penurunan signifikan dalam hal performa mengingat Guendogan sudah absen sangat lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal ini, Guendogan pribadi menyatakan tak merasa dibayangi kekhawatiran akan cederanya yang telah lalu. Ia bahkan optimistis bisa segera kembali ke level terbaik.
"Saya tidak merasa takut sama sekali. Saya melakukan tekel dengan normal dan tanpa ragu-ragu," kata Guendogan kepada Bild.
"Jika saya bisa menjaga kecepatan saya dan tidak ada penurunan berarti, saya yakni akan tampil lebih baik daripada saat sebelum cedera. Saya yakin saya belum melupakan apapun," demikian dia seperti dilansir soccerway.
(raw/mrp)










































