Striker Atletico Madrid Mario Mandzukic melontarkan 'serangan' kepada mantan pelatihnya di Bayern Munich, Josep Guardiola. Menurut Mandzukic, Guardiola, sudah membuatnya kecewa.
Mandzukic meninggalkan Bayern setelah menghabiskan dua musim yang penuh titel juara untuk bergabung Atletico di musim panas lalu. Penjualan striker internasional Kroasia tersebut cukup mengagetkan karena Mandzukic terbilang produktif.
Di musim keduanya di Bayern atau awal rezim Guardiola, Mandzukic sukses mencatatkan 26 gol di seluruh kompetisi yang membuat dia menjadi topskorer timnya. Namun, rupanya itu tidak cukup untuk memenangkan hati si pelatih. Mandzukic bahkan tidak masuk skuat Bayern di final Piala Jerman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah aku akan duduk dan minum kopi bersama Guardiola? Itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah terjadi. Dalam kehidupan profesionalku, aku tidak harus menyukai seseorang tapi jika aku merasakan adanya energi negatif dari sesorang maka aku akan mencoba menghindari mereka."
"Aku tidak pantas diperlakukan seperti itu setelah memberikan segalanya untuk Bayern selama dua musim. Aku merasa semua hal akan berubah bagiku setelah dia datang. Aku kesulitan beradaptasi dengan dia tapi pada akhirnya Anda butuh dua belah pihak untuk membuat sesuatu berjalan sukses," kata pesepakbola 28 tahun ini.
"Aku sadar aku tidak punya masa depan lagi di sana jadi aku mengundurkan diri dengan meninggalkan klub dan memikirkan sebuah tujuan baru."
Mandzukic juga yakin Guardiola tidak menginginkan dia menjadi topskorer di kompetisi domestik. Makanya, di dicadangkan di final Piala Jerman.
"Guardiola memilih tidak memainkanku di final karena dia tidak ingin aku berakhir sebagai topskorer, jadi dia tidak membiarkan aku bermain menjelang akhir musim," lanjut Mandzukic.
"Sebenarnya itu tidak terlalu penting tapi itu memperlihatkan bahwa dia tidak menghormatiku. Akan lebih masuk akal jika dia bilang saja kepadaku bahwa aku tidak cocok bermain di skema permainannya."
Mandzukic bukan pemain pertama yang terang-terangan menyatakan tidak suka dengan Guardiola. Sebelumnya, Zlatan Ibrahimovic pernah mengungkapkan hal yang sama terhadap bekas pelatih Barcelona itu. (rin/nds)











































