Setelah meraih hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir, Borussia Dortmund sempat menemukan diri mereka terdampar di dasar klasemen Bundesliga akhir pekan kemarin. Apa yang kemudian menyelamatkan mereka adalah sebuah hal yang unik.
Sebelum pekan ke-11 akhir pekan kemarin, Dortmund menelan enam kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir. Lima kekalahan di antaranya ditelan Dortmund secara beruntun.
Imbasnya, tim besutan Juergen Klopp tersebut terdampar di zona degradasi. Keadaan kemudian memburuk ketika Werder Bremen menang 2-0 atas VfB Stuttgart di Weserstadion pada Minggu (9/11/2014) dinihari WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan atas Stuttgart membuat posisi Bremen naik ke urutan ke-15. Ini kemudian membuat Dortmund terkena imbas tidak enak; posisi mereka turun ke dasar klasemen.
Mau tidak mau, Dortmund wajib menang kala menjamu Borussia Moenchengladbach pada Minggu malam. Ini bukan tugas mudah, mengingat Gladbach belum pernah kalah musim ini.
Tapi, pada laga yang dihelat di Signal Iduna Park, Dortmund berhasil meraih kemenangan dan memberikan Gladbach kekalahan perdana musim ini. Dortmund tampil relatif dominan sepanjang laga dan akhirnya menang 1-0.
Tercatat, Dortmund punya 22 attempts sepanjang laga, di mana 6 di antaranya tepat sasaran. Dengan mengandalkan kecepatan pemain-pemain depannya, Dortmund berkali-kali menekan pertahanan Gladbach.
Marco Reus dan Henrikh Mkhitaryan berkali-kali mengirimkan umpan terobosan dari sepertiga lapangan akhir, yang biasanya diselesaikan oleh para pemain yang menusuk dari sisi sayap. Sial buat Dortmund, penyelesaian akhir yang buruk tak kunjung membuat mereka menciptakan gol.
Beberapa peluang, di antaranya lewat sepakan Lukasz Piszczek dan Mkhitaryan sendiri, melambung jauh dari sasaran. Padahal keduanya hanya tinggal berhadapan dengan kiper Gladbach, Yann Sommer.
Dortmund akhirnya terselamatkan oleh sebuah hal yang terbilang unik: gol bunuh diri. Tidak hanya unik, gol bunuh diri yang dilakukan oleh Christoph Kramer juga "luar biasa". Berniat untuk melakukan back-pass dari tengah lapangan, tendangannya malah melambung melewati Sommer dan masuk ke gawang sendiri.
Berkat gol bunuh diri itu, Dortmund pun memutus rentetan kekalahan dan lepas dari dasar klasemen. Saat ini, mereka duduk di urutan ke-15 dengan koleksi nilai 10.
"Yang bisa saya bilang untuk Kramer adalah saya turut menyesal untuknya. Bolanya malah naik begitu dia berniat untuk mengoper ke belakang. Saya bersimpati untuknya, meskipun pada saat bersamaan saya juga senang," ujar gelandang Dortmund, Sebastian Kehl, di situs resmi Bundesliga.
Gladbach sendiri kesulitan untuk menembus pertahanan Dortmund. Tidak ada satu pun attempts on target yang didapatkan tim besutan Lucien Favre itu sepanjang laga.
Dua bek Dortmund, Neven Subotic dan Sokratis Papastathopoulos, juga tampil bagus. Tercatat, Subotic memenangi seluruh duel udara pada laga tersebut, sementara Sokratis hanya kalah dua kali.
(roz/cas)










































