Skandal Mafia di Sepakbola Jerman
Pemain Ikut Bagi-Bagi Uang
Selasa, 01 Feb 2005 16:03 WIB
Jakarta - Kapten SC Paderborn, Thijs Waterink mengaku telah menerima uang dari orang yang "berpenampilan mediterania". Menurutnya uang tersebut dibagikan kepada rekan-rekannya.Setelah wasit Robert Hoyzer mengakui telah melakukan match fixing, Federasi Sepakbola Jerman (DFB) serta kepolisian Jerman langsung bertindak cepat. Beberapa pemain yang dicurigai ikut diperiksa, dan hasilnya cukup mengejutkan.Waterink, satu dari beberapa pemain yang diperiksa mengaku telah menerima uang sebesar US$ 13 ribu sebelum pertandingan Piala Jerman, antara Paderborn dan Hamburg SV. Uang tersebut menurutnya diberikan oleh orang yang berpenampilan "mediterania". Seperti diberitakan sebelumnya, DFB mencurigai mafia Kroasia sebagai aktor utama di balik skandal terbesar sepakbola Jerman dalam 34 tahun terakhir ini."Waterink menerima US$13.000 sebelum pertandingan Piala Jerman melawan tim Bundesliga, Hamburg, dari seorang dengan penampilan Mediteranian yang tidak dikenalnya," jelas Presiden Paderborn, Wilfried Finke seperti dilansir Sky, Senin (31/1/2005). Setelah mengakui perbuatannya, Waterink kemudian dihukum oleh Paderborn.Dalam perjanjiannya uang tersebut harus dikembalikan jika Paderborn kalah. Namun kenyataannya berkat "bantuan" wasit Hoyzer, klub divisi tiga Jerman itu berhasil mengalahan Hamburg 4-2. Sebelumnya Waterink juga menyatakan telah membagi-bagikan uang tersebut kepada rekan-rekannya. Namun hal tersebut dibantah Finke, dan menegaskan hal tersebut belum terbukti.Pada pertandingan akhir pekan lalu, DFB membatalkan secara tiba-tiba wasit Juergen Jansen yang akan memimpin pertandingan Bundesliga. Pasalnya nama Jansen termasuk dalam daftar wasit yang dicurigai.Minggu lalu polisi Jerman juga menangkap tiga orang yang dicurigai melakukan transaksi dengan Hoyzer. Ketiganya dituduh terlibat dalam kegiatan mafia Kroasia di Berlin, dan diancam hukuman penjara selama 10 tahun.Presiden DFB, Werner Hackmann juga dengan lantang menyerukan agar sepakbola Jerman secepat mungkin dibesihkan dari mafia dan praktik tidak sportif lainnya. Heckman langsung menggelar konfrensi luar biasa, dan meminta agar pertandingan Bundesliga yang bermasalah agar diulang. Namun Piala Liga tidak bisa dilakukan pertandingan ulang, karena sudah memasuki babak delapan besar. (lom/)











































