Lewandowski sangat produktif saat masih berseragam Borussia Dortmund. Striker asal Polandia itu mengemas 103 gol dalam 185 pertandingan selama empat musim.
Tapi, Lewandowski tak mampu menunjukkan ketajaman yang sama setelah pindah ke Bayern pada musim panas tahun lalu. Produktivitasnya memang tak jelek-jelek amat: 11 gol dalam 29 laga. Namun, dia bukanlah pemain tersubur di timnya.
Lewandowski masih kalah subur dari pemain-pemain lain yang posisinya bukan penyerang murni, seperti Arjen Robben (16 gol), Thomas Mueller (13 gol), dan Mario Goetze (13 gol).
Menurut mantan pemain timnas Jerman Dietmar Hamann, Lewandowski kurang maksimal di Bayern karena memang tak cocok dengan gaya permainan yang diusung oleh pelatih Pep Guardiola. Dia yakin Lewandowski akan lebih tajam jika bermain di klub-klub Inggris.
Hamann pun kemudian menyarankan tiga klub top Premier League untuk mempertimbangkan opsi merekrut Lewandowski.
"Kalau Anda melihat Manchester United, saya pikir mereka cocok dengan seorang Lewandowski," ucap Hamann kepada Sky Sports.
"Pada saat ini, United, Liverpool, dan bahkan Arsenal ... Lewandowski terlahir khusus untuk mereka," sambungnya.
"Dia datang ke Bayern Munich secara cuma-cuma pada tahun lalu. Tapi, kalau ada kesempatan untuk menggaetnya, saya akan siap mengeluarkan dana besar untuknya karena saya pikir dia adalah nomor 9 terbaik di dunia," kata Hamann.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia harus dilibatkan dalam permainan. Dengan cara main Bayern Munich, dia tidak mendapatkan suplai bola yang cukup. Anda membutuhkan seorang poacher di Bayern Munich, seseorang yang mencetak gol-golnya di kotak penalti, daripada seorang Lewandowski yang melakukan semuanya," katanya.
(mfi/roz)










































