Setelah sempat terseok-seok di Bundesliga, Borussia Dortmund mulai bangkit belakangan ini. Menatap Der Klassiker kontra Bayern Munich, Die Borussen ingin membuktikan lebih jauh.
Dortmund sempat melaju begitu buruk dan terlempar ke posisi juru kunci Bundesliga beberapa waktu lalu. Tapi momentum kebangkitan didapatkan sejak menang 3-0 atas Freiburg di awal Februari lalu.
Sejak saat itu mereka tak terkalahkan di tujuh pertandingan liga sampai sekarang. Mereka memetik lima kemenangan dan dua hasil imbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini mereka menatap laga Der Klassiker kontra rival bebuyutan selama beberapa musim terakhir, Bayern Munich. Melihat selisih antara keduanya musim ini papan klasemen, di mana Bayern masih solid di posisi teratas, Dortmund mengakui memang ada sedikit perbedaan atmosfer pertandingan.
Namun demikian, dengan performa yang sudah kembali membaik, Dortmund percaya bisa bertarung ketat di Signal Iduna Park pada 4 April mendatang atau tepat usai jeda internasional. Mereka ingin membuktikan diri tetap berada di level yang sama dengan sang rival.
"Tentu saja, situasinya tidak lagi sama seperti tahun-tahun sebelumnya di mana kami masih benar-benar bersaing ketat di klasemen. Tapi saya rasa kami menemukan kembali kekuatan kami," kata gelandang Dortmund, Sven Bender dilansir soccerway.
"Kami punya pertahanan bagus lagi dan bermain dengan sukses lagi. Kami selalu menunjukkan di masa lalu bahwa kami bisa menjaga tempo dengan mereka dan bahkan menang."
"Semua orang menantikan tugas spesial tersebut. Mungkin beberapa akan mengecilkan kami dan berkata kami tidak berada di level terbaik lagi pada saat ini. Akan menyenangkan jika kami bisa menunjukkan mereka bahwa kami masih tim top dan bisa selalu mengejutkan," tambahnya.
Di laga ini, Dortmund akan berhadapan dengan dua mantan pemainnya yakni Mario Goetze dan Robert Lewandowski. Kedatangan sosok-sosok ini tentu bakal menambah panas atmosfer laga.
"Saya berhubungan dengan Mario, kami terkadang saling kirim pesan. Tapi jelang laga seperti ini, tidak ada kontak lebih dari biasanya," ujar Bender.
(raw/din)










































