Rafael van der Vaart telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Hamburg SV. Van der Vaart belum memutuskan akan ke mana setelahnya, namun dia merasa bahwa bermain di MLS adalah ide bagus.
Kontrak Van der Vaart dengan Hamburg akan berakhir begitu musim ini selesai. Menurut gelandang asal Belanda itu, keputusannya untuk tidak memperpanjang kontrak dengan Hamburg tidak berkaitan dengan performa buruk klub. Saat ini, Hamburg terpuruk di posisi ke-16 klasemen sementara Bundesliga.
"Seperti apa pun musim ini berakhir, saya memang sudah berniat untuk tidak memperpanjangnya," ujar Van der Vaart seperti dilansir ESPNFC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Van der Vaart, 32 tahun, mengaku punya banyak opsi setelah hengkang dari Hamburg. Dia juga tidak menampik kemungkinan bermain di liga sepakbola Amerika Serikat, MLS.
"Semuanya terbuka lebar saat ini, tapi saya juga bisa membayangkan diri saya bermain di Amerika," ucapnya.
"Saya masih ingin bermain di level yang cukup bagus selama beberapa tahun ke depan."
Salah satu klub MLS, Sporting Kansas City, dikabarkan sudah melakukan pembicaraan dengan Van der Vaart. Namun, CEO Sporting Kansas City, Robb Heineman, belakangan menyebut bahwa belum ada pasti terkait kesepakatan dengan Van der Vaart.
Van der Vaart mengawali kariernya sebagai pemain Ajax Amsterdam, di mana dia juga sempat menjabat sebagai kapten tim. Digadang-gadang sebagai salah satu pemain paling menjanjikan di Eropa saat itu, Van der Vaart pun dikabarkan menarik banyak minat klub besar Eropa.
Kendati demikian, secara mengejutkan Van der Vaart malah memilih bergabung dengan Hamburg pada Juni 2005. Legenda hidup sepakbola Belanda, Johan Cruyff, mengaku heran dengan keputusan tersebut.
Di Hamburg, Van der Vaart bertahan sampai tahun 2008, sebelum akhirnya bertualang ke Spanyol untuk bermain bersama Real Madrid dan terbang ke Inggris untuk bermain dengan Tottenham Hotspur. Pada tahun 2012, dia kembali ke Hamburg lagi dan bertahan sampai saat ini.
(roz/krs)











































