Meski tampil perkasa dalam beberapa musim terakhir, Bayern Munich banyak bertopang pada pemain seniornya. Maka itu Die Roten tengah bersiap melakukan proses regenerasi tim agar terus bisa tampil kompetitif.
Setelah dikangkangi Borussia Dortmund pada musim 2011 dan 2012, Bayern lantas merebut dua titel juara Bundesliga dalam dua musim terakhir. Gelar ketiga beruntun sudah ada di depan mata musim ini setelah unggul 10 poin di atas Wolfsburg di enam pertandingan sisa.
Tak cuma itu, Bayern pun berhasil meraih trofi Liga Champions tahun 2013 yang dibarengi dengan hadirnya lima trofi sepanjang tahun itu. Prestasi di atas juga ditambah dua trofi DFB-Pokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi Bayern tak mau terbuai dengan apa yang sudah dicapainya saat ini, terlebih para pemain yang menopang tim selama ini adalah mereka-mereka yang sudah berkepala tiga ke atas.
Sebut saja Philipp Lahm, Bastian Schweinsteiger, Arjen Robben, Franck Ribery, Dante, dan Xabi Alonso. Meski juga punya pemain muda oke, namun sederet pemain veteran itu mengisi posisi penting di tim.
Maka itu Bayern sudah sejak saat ini pelan-pelan melakukan peremajaan tim, baik itu dengan mempromosikan pemain dari youth team atau membeli para pemain berkualitas yang sedang menuju usia emas seperti Mario Goetze, Robert Lewandowski, Javi Martinez, Thiago Alcantara, dan lainnya.
Hal itu akan terus dilakukan Bayern ke depannya hingga saatnya Ribery dkk. mundur maka kestabilan tim tak akan terganggu.
"Akan ada generasi baru. Tidak sekarang dan tidak juga besok, tapi Bayern harus waspada kalau hal itu akan terjadi," ujar Direktur Olahraga Bayern, Mathias Sammer, kepada BT Sport.
"Philipp dan Basti sudah masuk usia awal 30-an, Xabi Alonso lebih tua (33 tahun). Arjen Robben dan Franck Ribery juga berumur di atas 30 tahun. Mereka semua adalah pemain sayap dan gelandang. Philipp Lahm, Franck Ribery, dan Arjen Robben, mereka semua berusia di atas 30 tahun," sambungnya.
"Jika Anda punya pemain bintang seperti itu, Anda harus membicarakan soal masalah pengaruhnya untuk masa depan klub. Benar Lahm punya kontrak hingga 2018, Alonso dan Bastian sampai 2016, tapi kami harus membuat sebuah rencana sebelum semuanya terlambat. Kami harus mengantisipasi sejak awal."
"Kami semua tahu bahwa pemain bintang selalu menghindari pemikiran semacam itu, mereka berpikir bisa main hingga 45 tahun, tapi itu tidak akan terjadi. Saya sudah berbicara kepada (CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge) untuk coba mengubah persepsi ini."
"Mari kita masukkan pemain ke jajaran manajemen. Mereka akan menghormati ini. Anda akan mendapat kepercayaan dan saling keterbukaan. Klub bertanggung jawab untuk bisa menjelaskan soal masa depan klub tanpa Lahm dan lainnya. Klub harus bisa terus berkembang tanpa pemain ini. Itu adalah tugas Lahm dan juga klub," demikian Sammer.
(mrp/mfi)











































