Mueller-Wohlfahrt menyatakan mundur dari jabatannya sebagai dokter tim Bayern pada Kamis (16/4/2015) malam waktu setempat. Keputusan tersebut dia umumkan menyusul kekalahan Bayern dari Porto di leg pertama babak perempatfinal Liga Champions.
Dalam pernyataannya, Mueller-Wohlfahrt mengatakan bahwa pengunduran dirinya dikarenakan kepercayaan dalam hubungannya dengan Bayern sudah rusak. Tim medis yang dipimpinnya disebut harus bertanggung jawab atas kekalahan dari Porto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"FC Bayern Munich menyesalkan keputusan kepala tim medis Dr Hans-Wilhelm Mueller-Wohlfahrt untuk mengundurkan diri dari tugasnya di klub. Dr Hans-Wilhelm Mueller-Wohlfahrt khususnya, tapi juga timnya, sudah menampilkan pekerjaan kelas satu untuk klub dan pemain selama bertahun-tahun. Kami berterima kasih untuk ini," demikian bunyi pernyataan Bayern di situs resminya.
Bayern lantas menyatakan bahwa mereka akan segera mengumumkan tim medis baru. Untuk sementara, dokter tim akan dijabat oleh Dr Volker Braun.
Mueller-Wohlfahrt sudah bekerja untuk Bayern sejak 1977. Pria berusia 72 tahun itu juga merupakan dokter tim nasional Jerman.
Bayern memang tengah dihantam badai cedera. Saat kalah dari Porto, Bayern tak diperkuat oleh sejumlah pemain pilarnya seperti Franck Ribery, Arjen Robben, David Alaba, Bastian Schweinsteiger, Javi Martinez, dan Mehdi Benatia yang sedang dalam ruang perawatan.
(nds/fem)










































