Sialnya Bayern

Sialnya Bayern

- Sepakbola
Rabu, 29 Apr 2015 10:42 WIB
Sialnya Bayern
(Reuters/Kai Pfaffenbach)
Munich -

Dewi fortuna sedang jauh dari Bayern Munich. Bagaimana tidak, tak ada eksekusi penalti mereka yang masuk ke gawang Borussia Dortmund. Bukan cuma satu atau dua, tapi tiga penendang diliputi kesialan.

Menjamu Dortmund di semifinal DFB-Pokal di Allianz Arena, Rabu (29/4/2015) dinihari WIB, Bayern mampu unggul lebih dulu di menit ke-29 lewat gol Robert Lewandowski. Bayern punya kesempatan untuk menggandakan keunggulan di menit ke-54, tapi tendangan Lewandowski membentur tiang.

Dortmund kemudian mampu menyamakan kedudukan di menit ke-75 melalui sepakan Pierre-Emerick Aubameyang. Sampai waktu normal habis, skor imbang 1-1 tetap bertahan. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi selama 2x15 menit, tak ada gol yang tercipta. Laga kemudian harus ditentukan lewat adu penalti. Di sinilah kesialan Bayern bermula.

Philipp Lahm yang maju sebagai eksekutor pertama gagal menyarangkan bola ke dalam gawang Dortmund. Kapten Bayern itu terpeleset saat menendang dan bola sepakannya melebar. Sementara itu, Ilkay Guendogan sukses melaksanakan tugasnya dan membawa Dortmund unggul.

Xabi Alonso kemudian menjadi penendang kedua. Tapi, sama seperti Lahm, gelandang asal Spanyol itu juga tergelincir. Bola tendangannya pun melayang. Di sisi lain, Dortmund menambah keunggulannya setelah eksekusi Sebastian Kehl tak mampu diantisipasi Manuel Neuer.

Eksekutor ketiga Bayern adalah Mario Goetze. Tak seperti Lahm dan Alonso, Goetze bisa menendang bola dengan baik dan mengarahkannya ke gawang. Tapi, Mitch Langerak yang mengawal gawang Dortmund bisa membaca arah bola dengan tepat dan menepisnya.

Bayern yang tertinggal 0-2 setelah eksekusi Mats Hummels bisa digagalkan Neuer kemudian tiba di penendang keempat. Neuer sendiri yang maju sebagan eksekutor. Itu akan menjadi penentu nasib Bayern. Jika gagal, makan Bayern dipastikan tersingkir. Tapi jika berhasil, Bayern masih bisa memperpanjang napasnya.

Sial bagi Bayern, Neuer juga diliputi ketidakberuntungan. Sepakan keras kiper internasional Jerman itu menerpa mistar gawang. Bayern pun tersingkir setelah tidak ada eksekusi penaltinya yang sukses. Di sisi lain, para penggawa Dortmund bersorak merayakan keberhasilannya mencapai final.

"Itu adalah kesialan. Penalti selalu menjadi sebuah lotere. Saya sedih untuk tim karena mereka luar biasa," ujar CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge di situs resmi klub.

Lahm yang menjadi salah satu penendang yang terpeleset juga tak mampu menyembunyikan kekecewaannya.

"Jelas Anda kadang akan terpeleset, tapi menyakitkan ketika itu terjadi di semifinal. Tentu ada momen yang lebih baik untuk kaki yang terpeleset. Kami gagal menuntaskan laga di waktu normal dan perpanjangan waktu. Tim yang lebih beruntung memenangi adu penalti," ucap Lahm.

Dengan hasil ini, Bayern gagal mempertahankan gelar DFB-Pokal. Die Roten juga kehilangan kesempatan meraih treble setelah sebelumnya sukses mengunci gelar juara Bundesliga.


(nds/raw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads