Angka 29 juta poundsterling yang dikeluarkan Liverpool untuk Roberto Firmino memang terlihat "biasa-biasa saja" untuk ukuran Premier League. Namun, tidak demikian halnya untuk Bundesliga Jerman.
Transfer tersebut memang menjadikan Firmino sebagai pemain kedua termahal dalam sejarah Liverpool. Namun, saking seringnya klub-klub Premier League membeli mahal pemain, Firmino bahkan masih lebih murah daripada Robinho yang dibeli Manchester City dari Real Madrid (32,5 juta pounds) ataupun Andriy Shevchenko yang dibeli Chelsea dari AC Milan (30,8 juta pounds).
Apalagi di Bundesliga. Jika dipindahkan ke dalam euro, nilai transfer Firmino mencapai 41 juta euro. Jarang ada transfer yang melibatkan klub Bundesliga dengan sedemikian banyak uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Firmino ada di posisi teratas dengan nilai pembelian 41 juta euro, lalu diikuti Javi Martinez yang dibeli Bayern dengan harga 40 juta euro dari Athletic Bilbao, Mario Goetze yang dibeli Bayern 37 juta euro dari Borussia Dortmund, Edin Dzeko yang dibeli Manchester City dengan harga 37 juta euro dari VfL Wolfsburg, dan terakhir Mario Gomez yang dibeli Bayern dengan harga 35 juta euro dari VfB Stuttgart.
| Pemain | Klub Asal | Klub Tujuan | Tahun | Transfer | Dalam Rupiah |
| Roberto Firmino | Hoffenheim | Liverpool | 2015 | 41 juta euro | 611 miliar rupiah |
| Javi Martinez | Athletic Bilbao | Bayern Munich | 2012 | 40 juta euro | 596 miliar rupiah |
| Mario Goetze | Borussia Dortmund | Bayern Munich | 2013 | 37 juta euro | 551 miliar rupiah |
| Edin Dzeko | VfL Wolfsburg | Manchester City | 2011 | 37 juta euro | 551 miliar rupiah |
| Mario Gomez | VfB Stuttgart | Bayern Munich | 2009 | 35 juta euro | 522 miliar rupiah |
Tentu saja, transfer Firmino menguntungkan klub asalnya, Hoffenheim. Namun, Hoffenheim berjanji untuk tidak langsung menghambur-hamburkannya. Di Jerman, di mana harga tiket menonton pertandingan relatif murah, kecermatan dalam mengatur keuangan adalah segalanya.
"Uang yang kami dapat ini tidak akan mengubah kebijakan transfer kami. Kami sudah menyiapkan rencana jangka panjang untuk skuat kami," ujar Direktur Olahraga Hoffenheim, Alexander Rosen, seperti dilansir Kicker.










































