Arturo Vidal bicara soal kepindahannya dari Juventus ke Bayern Munich. Kekalahan Juve di final Liga Champions ikut memengaruhi keputusannya karena Vidal sangat ingin jadi juara.
Vidal bergabung dengan Bayern di bursa transfer musim panas ini dengan kontrak hingga 2019. Gelandang berusia 28 tahun itu menyatakan bahwa dia ingin memenangi Liga Champions bersama Bayern.
Bersama Juve, Vidal bukannya tidak punya kans untuk menjadi juara Liga Champions. Musim lalu, dia bersama Bianconeri mampu membalikkan segala prediksi dan menembus babak final. Namun mereka harus mengubur impiannya untuk jadi juara setelah kandas 1-3 di tangan Barcelona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah kami kala itu punya lini tengah terbaik di Liga Champions? Tentu, bersama (Andrea) Pirlo dan (Paul) Pogba kami sangat, sangat kuat di area itu, sangat berbakat dan kreatif. Sayangnya, di final di Berlin, itu tidak cukup," ujar Vidal dalam wawancaranya dengan Bild seperti dilansir Football Italia.
"Saya harap saya lebih beruntung bersama Bayern. Saya frustrasi, bagi kami di Juve itu adalah jalan yang sangat sulit, dan kami benar-benar ada di ambang trofi."
"Di kedudukan 2-1 saya yakin kami akan bisa menyamakan dan menang lewat adu penalti. Untungnya menjuarai Copa America memberi saya kebahagiaan itu," lanjut gelandang internasional Chile itu.
"Kekalahan melawan Barca punya pengaruh pada keputusan saya untuk meninggalkan Turin, karena setiap pemain ingin mengangkat trofi Liga Champions di satu titik di kariernya."
"Saya punya feeling bahwa bersama Bayern saya bisa meraih trofi itu," katanya mantap.
(nds/raw)











































