Ingolstadt dan Darmstadt Merenda Mimpi di Bundesliga

Jelang Bundesliga 2015/2016

Ingolstadt dan Darmstadt Merenda Mimpi di Bundesliga

Rahman Fauzi - Sepakbola
Jumat, 14 Agu 2015 13:42 WIB
Ingolstadt dan Darmstadt Merenda Mimpi di Bundesliga
Jakarta -

Dua klub yang punya nama mirip, FC Ingolstadt 04 dan SV Darmstadt 98, bakal tampil di Bundesliga 2015/2016. Sebagai tim promosi, bertahan di Bundesliga jelas menjadi target mereka.

Ingolstadt terhitung anak bawang di sepakbola Jerman. Angka β€˜04’ di belakang nama mereka merujuk tahun klub didirikan, 2004. Ingolstadt pergabungan dua tim MTV Ingolstadt dan ESV Ingolstadt. Klub asal Bavaria ini bakal pertama kali menjalani debut tampil di Bundesliga.

Musim lalu, Die Schanzer (si naga) menjuarai Bundesliga 2. Mereka memimipin klasemen sejak pekan kedelapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tak bisa dipercaya! Saya penuh emosi! Kami berada di Bundesliga, itu akan menjadi hal luar biasa!" kata kapten Marvin Matip ketika timnya menjuarai Bundesliga 2.

Bundesliga musim kemarin juga memiliki tim yang baru pertama kali promosi, SC Paderborn. Paderborn sempat mengejutkan dengan bercokol di puncak klasemen pada pekan keempat, tapi setelah itu performa mereka menurun hingga akhirnya finis di posisi buncit. Ingolstadt tentu tak ingin bernasib demikian.

β€œSaya tidak punya ketakutan tim ini bakal menjadi tim yang menderita di liga. Saya tahu, kami punya kualitas yang mumpuni,” ujar pelatih Ralph Hasenhuettl kepada situs Bundesliga.



Klub ini berbasis di Kota Ingolstadt yang tergolong kota maju di Jerman. Letaknya sekitar 80 kilometer ke arah utara dari kota Munich. Pabrik perusahaan mobil Audi berada di Ingolstadt. Selain itu, novel terkenal Frankenstein karya Mary Shelley memiliki latar suasana di kota berpenduduk sekitar 125.000 ini.

Nama tim : FC Ingolstadt 04
Julukan : Die Schanzer (Si Naga)
Tahun berdiri : 2004
Stadion (kapasitas) : Audi Sportpark (15.000)
Manajer : Ralph Hasenhuttl
Posisi musim lalu : Juara Bundesliga 2


Perjuangan Darmstadt

Sementara SV Darmstadt 98 bakal menjalani Bundesliga ketiga sepanjang sejarah klub. Dari dua kesempatan sebelumnya (musim 1978/1979 dan 1981/1982), mereka langsung turun kasta di musim berikutnya.

Ada kisah unik sebelum mereka promosi ke Bundesliga. Ketika mereka masih berlaga di Divisi 3 pada musim 2012-13, sebenarnya mereka mengalami degradasi ke Regionalliga, alias divisi empat. Namun, mereka tak jadi degradasi karena Kickers Offenbach mengalami masalah administrasi. Offenbach justru yang kemudian harus rela turun kasta.

Setelah tak jadi turun divisi, Darmstadt kemudian membuat sensasi dengan promosi ke Bundesliga 2 dan Bundesliga dalam dua musim beruntun. Klub berjuluk The Lilies ini memiliki kekuatan dalam memanfaatkan eksekusi bola mati. Musim lalu, dari total 44 gol yang mereka mencetak, 17 gol berasal dari set-piece (12 gol di antaranya dari skema sepak pojok).

β€œKekuatan kami terletak pada organisasi permainan dan kami memang tim yang hebat,” ujar pemain kunci Darmstadt, Aytac Sulu.

Darmstadt tentunya antusias menjalani Bundesliga pertama mereka dalam 33 tahun terakhir. Pelatih mereka, Dirk Schuster percaya diri dengan formula permainan yang dia racik.

β€œKami adalah ikan yang sangat kecil di kolam yang besar, tapi kami klub dengan dana tersedikit di Divisi Dua musim lalu dan itu tidak mencegah kami (buat kejutan),” ungkap Schuster.

Kota Darmstadt terletak di daerah Hesse, bagian selatan Regional Metropolitan Frankfurt. Kota ini berpopulasi sekitar 150.000 orang. Kota Darmstadt memiliki lambang bergambar bunga lili yang terletak di bawah gambar singa yang merepresentasikan gereja di pusat kota. Ini menjadi alasan mengapa bunga lili menjadi logo klub Darmstadt.

Sudah selayaknya dua klub ini optimis mampu berbuat sesuatu di Bundesliga. Hal yang pasti, tak terdegradasi jelas target realistis yang mesti mereka capai.

Nama tim : SV Darmstadt 98
Julukan : Die Lilien
Tahun berdiri : 1898
Stadion (kapasitas) : Merck-Stadion am Bollanfalltor (17.000)
Manajer : Dirk Schuster
Posisi musim lalu : Peringkat kedua Bundesliga 2.



(a2s/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads