Sejauh ini Mkhitaryan mengoleksi tujuh gol dalam lima laga di berbagai ajang. Dini hari tadi, dia mencetak gol kemenangan dramatis Dortmund 4-3 atas Odd di babak play-off Liga Europa.
Pada pekan awal Bundesliga, Mkhitaryan turut menyumbang dua dari empat gol yang dicetak Dortmund ke gawang Borussia Moenchengladbach. Gol lainnya datang saat Dortmund menang 5-0 atas Wolfsberger di babak ketiga kualifikasi Liga Europa (3 gol) dan saat unggul 2-0 (satu gol) dari Chemnitzer FC pada ajang DFB-Pokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dortmund mendatangkan Mkhitaryan dari Shakhtar Donetsk dengan ongkos 25 juta euro pada awal musim 2013-14. Dana tersebut menjadikan Mkhitaryan sebagai pemain termahal sepanjang sejarah klub. Diakuinya, status tersebut memberikan beban tersendiri.
Meski demikian, Mikhtaryan menjalani musim perdananya berbaju kuning-hitam dengan cukup baik. Torehan 9 gol dan 10 operan berbuah gol menjadi bukti. Entah mengapa, pada musim kedua merumput di Signal Iduna Stadium, Miki malah melempem.
Pergantian pelatih dari Juergen Klopp ke Thomas Tuchel, ternyata membawa berkah tersendiri bagi gelandang Armenia ini. Tuchel menempatkan Miki untuk banyak beroperasi di antara tengah lapangan dengan sisi kiri. Sementara di bawah kendali Klopp, Mkhitaryan lebih sering diminta bergerak di bagian kanan lapangan.
"(Tuchel) memberikan saya banyak dorongan yang tepat dari performa buruk dan menaikkan kepercayaan diri saya," ujar Mkhitaryan seperti dilansir laman resmi Bundesliga.
Thomas Tuchel mengakui menyukai gaya bermain Mkhitaryan. Selain itu, perilaku pemain berusia 26 tahun ini di luar lapangan memberikan aura yang bagus kepada tim.
"Mkhitaryan adalah contoh seorang profesional. Saya begitu bahagia memilikinya di tim ini. Suatu kesenangan bagi saya bekerja sama dengannya," puji Tuchel sehabis Mkhitaryan cetak hat-trick ke gawang Wolfsberger.
Mkhitaryan seolah bersiap menyambut musim gemilang bersama Tuchel dan rekan-rekannya di Die Borussen. Dia menjadikan performa buruk musim lalu yang menyebalkan sebagai bahan pembelajaran supaya tak terulang lagi. Bagi Miki, stabilitas dalam hidup tidak mungkin tak tersela dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Anda harus siap menghadapi masa-masa buruk pula. Masalah membuat anda lebih kuat,” ujar Mkhitaryan.
(din/krs)










































