Dua hari lalu Pierre-Emerick Aubameyang menorehkan catatan istimewa di buku rekor Bundesliga. Hanya dia seorang pemain yang bisa selalu mencetak gol dalam enam pertandingan pertama di awal musim kompetisi.
Rekor itu dibuat Aubameyang saat timnya, Borussia Dortmund, bermain seri 1-1 melawan Hoffenheim pada Rabu (23/9) kemarin. Gol itu membuat koleksi golnya bertambah menjadi tujuh dari enam pertandingan.
Dalam sejarah 53 tahun Bundesliga, belum pernah ada pemain yang bisa mengukir gol dalam setiap pertandingan untuk enam laga pertama secara berturut-turut. Dan pemain Gabon kelahiran Prancis itu berhasil membuat rekor tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
* Lahir di Laval, Prancis, pada 18 Juni 1989. Bapaknya adalah eks pemain timnas Gabon bernama Pierre Aubameyang, ibunya seorang wanita Spanyol.
* Di usia 17 tahun masuk akademi AC Milan, berkat rekomendasi bapaknya yang memang bekerja sebagai scout klub top Italia tersebut. Dua kakaknya, Catilina dan Willy, juga pernah menjadi anggota tim muda Milan. Kesamaan di antara ketiga kakak-beradik itu adalah: tak pernah menembus tim pertama Milan.
* Auba direkrut Dortmund pada musim panas 2013, setelah ia berturut-turut bermain untuk klub Prancis: Dijon, Lille, Monaco, dan St Etienne. Tak ingin berlama-lama tinggal di hotel yang disediakan klub, ia langsung membeli sebuah rumah mewah seharga 1,2 juta poundsterling, dan segera memboyong anak dan istrinya.
* Dia termasuk tipikal pria yang memerhatikan cara berpakaian. Di awal kepindahannya ke Dortmund, saking stylish-nya, rekan-rekan barunya sering mencandai dia dengan julukan "Audigier" -- merujuk nama seorang perancang busana terkenal asal Prancis, Christian Audigier.
- Auba melakoni debutnya di Bundesliga pada 10 Agustus 2013 -- melawan Augsburg. Dari shot pertamanya, dia langsung mencetak gol. Dari laga itu, dia bahkan langsung mencetak hat-trick. Aubameyang juga resmi menjadi pemain Gabon pertama yang pernah bermain di Bundesliga.

* Dia pernah ditawari untuk memperkuat timnas Italia U-19, tapi malah sempat memperkuat timnas Prancis U-21 di tahun 2009. Dengan berbagai pertimbangan, termasuk dari diskusi bersama bapaknya, Aubameyang memutuskan memilih timnas negeri leluhurnya.
* Salah satu keistimewaan utamanya adalah kecepatan larinya yang luar biasa. Pernah dalam sebuah sesi latihan di Dortmund, Aubameyang tercatat berlari sejauh 30 meter hanya dalam waktu 3,70 detik. Angka itu menjadi istimewa karena mengalahkan catatan Usain Bolt saat mengukir rekor dunia lari 100 meter di tahun 2009 dengan 9,58 detik. Untuk jarak 30 meter Bolt membutuhkan 3,78 detik. Artinya, Auba lebih cepat 0,08 detik daripada Bolt!
Dalam wawancaranya dengan sebuah stasiun televisi, Aubameyang sempat mengatakan "aku lebih cepat ketimbang Usain Bolt!"
Ucapannya itu mendapat reaksi dari sprinter terbaik Jerman, Julian Reus. "Apa yang diaku-aku Aubameyang di televisi sangat mengusikku. Aku ingin mengembalikan kehormatan atletik," ujarnya. Reus pun menantang Aubameyang untuk beradu sprint.
Apa jawaban Auba? Lewat twitter-nya ia sedikit meralat. "Aku tak pernah bilang aku lebih cepat daripada Bolt. Aku cuma bilang, aku bisa berlari 3,7 detik dalam 30 meter."
Untuk tantangan duel lari melawan Reus, Auba mengiyakan. "@Julian_Reus Oke, aku terima tantangan kamu. Ini bagus buatku, dan setelah itu aku bisa tahu apakah aku bisa berganti pekerjaan atau tidak." Sayangnya, tidak diketahui apakah duel lari itu benar-benar pernah terjadi.
* Pada 13 Agustus 2014, dalam pertandingan Piala Super Jerman melawan Bayern Munich, Aubameyang membuat satu assist dan satu gol untuk membuat Dortmund menang 2-0. Usai mencetak gol ia merayakannya dengan mengenakan topeng Spiderman.
Keunikan gaya perayaan itu langsung menghebohkan. Sejak itu Aubameyang pun mendapat julukan "Spiderman".
"(Perayaan) ini untuk anak laki-lakiku. Hari ini dia ulang tahun, dan aku ingin mencetak gol buat dia," demikian penjelasan Aubameyang tentang momen dia menjadi "Si Laba-Laba Merah". Seusai pertandingan topeng itu diminta oleh Kevin Grosskreutz, yang kemudian memakainya saat perayaan trofi.
- Pada 28 Februari 2015, dalam derby Lembah Ruhr (Dortmund vs Schalke), Aubameyang mencetak gol pertama di menit 78. Dalam perayaannya kali itu ia memakai topeng superhero yang lain: Batman. Perayaan ini jelas-jelas sudah direncanakan, karena rekan setimnya, Marco Reus, juga menimpali dengan mengenakan topeng Robin.
- Kembali soal keistimewaannya berlari cepat, sampai pekan ke-6 Bundesliga musim ini Aubameyang tercatat sebagai pemain dengan frekuensi sprint terbanyak. Ia sudah melakukannya 38 kali. Yang terdekat dengan dia adalah Karim Bellarabi dari Bayer Leverkusen, sebanyak 36 kali.
(a2s/din)











































