Rapuhnya Lini Belakang Dortmund

Rapuhnya Lini Belakang Dortmund

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 05 Okt 2015 02:44 WIB
Rapuhnya Lini Belakang Dortmund
Getty Images/Alexander Hassenstein/Bongarts
Munich -

Borussia Dortmund harus menelan kekalahan telak dalam laga Der Klassiker. Keroposnya lini belakang Die Borussen jadi faktor utama hasil mengecewakan tersebut.

Pada laga pekan kedelapan Bundesliga yang dihelat di Allianz Arena, Minggu (4/10/2015) malam WIB, Dortmund harus menderita kekalahan pertama musim ini usai takluk dengan skor telak 1-5.

Dua gol Thomas Mueller sempat diperkecil oleh Pierre-Emerick Aubameyang di akhir babak pertama. Namun, di babak kedua Robert Lewandowski mencetak dua gol plus satu tambahan dari Mario Goetze yang memaksa Roman Buerki lima kali memungut bola dari gawangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara statistik permainan Dortmund sebenarnya tidak buruk-buruk amat karena mereka hanya kalah 42 persen ball possesion, lalu masih membuat 10 tembakan dengan empat on target. Sementara, Bayern punya 14 tembakan dengan sembilan tepat sasaran.

Namun, Mats Hummels dkk. di lini belakang rupanya tak mampu meredam "keganasan" lini serang Bayern terutama Mueller dan Lewandowski sehingga mereka kebobolan lima gol dengan mudahnya.

Bahkan ada dua gol Bayern yang berawal dari umpan panjang yang dilepaskan oleh Jerome Boateng sejauh 60 yard dari lini pertahanan. Tuchel pun mengutuki ketidakmampuan para pemain bertahannya menangani pola permainan lawannya tersebut

Lini belakang Dortmund boleh dikatakan sedang bermasalah belakangan ini, setelah dua kali kehilangan angka saat diimbangi Hoffenheim dan Darmstadt. Bahkan saat diimbangi 2-2 oleh Darmstadt, gol penyama kedudukan dari lawan terjadi menit ke-90!

"Kami tampil berani di awal pertandingan, tapi gol-gol yang berasal dari umpan panjang itu sedikit menyakitkan untuk Anda. Harusnya itu tidak terjadi," tutur Tuchel seperti dikutip Soccerway.

"Kami tidak sedingin Bayern saat di sepertiga lapangan terakhir, tapi saya bisa bilang apa? Gol-gol dari umpan panjang seperti itu harusnya tidak terjadi," lanjutnya.

"Kami harus kembali ke posisi bertahan dan tampil disiplin," tutupnya.

Kekalahan ini membuat Dortmund tertahan di posisi kedua klasemen dengan selisih tujuh poin dari Bayern di puncak klasemen.

(mrp/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads